BeritaOnlineLokal.Com – Sebagai rangkaian dari perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1946 yang secara filosofi mengandung makna saling memaafkan antara sesama untuk meraih kedamaian, atau dengan tema,”Sat cit ananda untuk Indonesia maju, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong melaksanakan Dharma Shanti bersama warga dumoga tengah werdhi agung selatan yang dibuka Bupati Bolmong Ir. Limi Mokodompit.
Kegiatan Dharma Santi yang digelar usai pelaksanaan hari Suci Nyepi sebagai norma tahunan ini bertujuan untuk melestarikan dan melaksanakan petunjuk-petunjuk sastra suci agama Hindu sebagai tuntunan dalam melaksanakan kehidupan sehari-hari, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan antar dan intern umat beragama di Kabupaten bolmong dan sekaligus sebagai momentum meningkatkan persaudaraan antarumat beragama di totabuan.
Bupati bolmong Ir. Limi Mokodompit dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya perayaan dari berbagai kegiatan keagamaan. “Kita ini di Kabupaten bolmong dalam melaksanakan Dharma, sudah sering diberikan apresiasi dan dijadikan contoh harmonisasi kerukunan umat beragama di Kabupaten bolmong. Ini patut kita bersyukur, bahwa kita tidak pernah ada gesekan agama apapun di kabupaten ini. Inilah yang membanggakan kita di Tanah totabuan. Jadi, harus tetap dijaga dan dipupuk, karena melaksanakan ini tidaklah mudah, nampak sederhana tapi jika masuk kedalamnya, sangatlah kompleks,” papar Limi.
Bupati juga menerangkan, ada keragaman agama dan budaya tapi dalam 1 wadah bisa duduk bersama-sama. “Kita syukuri di Kabupaten bolmong selalu dijadikan contoh dan tidak salah bolmong diberikan penghargaan terkait keberagamaan dan keserasian kita tentang agama, suku yang perlu terus dijaga. Harapan saya sekali lagi di Pemerintah Kabupaten, bagaimana kita melakukan hubungan yang harmonis lintas sektor,” jelasnya, sembari berharap Dharma Santi kedepannya, memiliki cakupan yang lebih baik dengan ruang lingkup yang lebih besar.
Harapanya “Mari kita kembali bersatu padu dan merajut kembali persaudaraan setelah kemarin kita melewati pesta demokrasi. Jangan sampai perbedaan pilihan politik memecah belah persatuan kita,” ujar Bupati Limi.
Acara dihadiri oleh Para Sulinggih Se Kabupaten Bolmong, Ketua WHDI sulawesi utara,WHDI Bolmong,Para staf khusus bupati,Forkopimda, Para Asisten, Kepala Kantor Kementrian Agama provinsi sulut, Pimpinan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab bolmong, Perwakilan PHDI, Ketua FKUB Kab.bolmong dan undangan lainnya.(Adv)










