Pasan,BeritaOnlineLokal.com – Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok yang kian memberatkan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara mengambil langkah nyata.
Lewat penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM), Bupati Ronald Kandoli menunjukkan komitmen kuat untuk hadir langsung di tengah warganya.
Kegiatan GPM kali ini digelar di Balai Desa Liwutung, Kecamatan Pasan, dan menjadi bentuk nyata dari kepedulian pemerintah terhadap gejolak harga, khususnya komoditas beras yang terus melonjak di berbagai wilayah Sulawesi Utara.
Bupati Ronald Kandoli secara langsung membuka kegiatan tersebut dan menyerahkan bantuan secara simbolis berupa beras dan minyak kelapa gratis kepada masyarakat yang hadir.
Langkah ini menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam, tetapi hadir dan bertindak nyata.
“Ini adalah salah satu upaya kita dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan tetap aman, terutama di masa sulit seperti sekarang,” ujar Ronald Kandoli dalam sambutannya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Perum Bulog, yang dinilainya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga rantai distribusi pangan.
Ia secara khusus berterima kasih kepada Kepala Perwakilan Perum Bulog Sulawesi Utara dan Gorontalo, Syafri Syam, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini tidak sekadar simbolik. Lebih dari itu, menurut Kandoli, GPM menjadi instrumen penting dalam menjaga daya beli masyarakat, menahan laju inflasi daerah, serta menjamin agar tidak ada warga yang kesulitan memperoleh bahan pokok.
“Pemerintah harus hadir dan melindungi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Kami akan terus menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara akan merayakan Pengucapan Syukur, momen penting yang biasanya diwarnai peningkatan konsumsi bahan pokok.
Pemerintah pun mempercepat pelaksanaan program ini sebagai bentuk antisipasi lonjakan permintaan.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Arnold Mokosolang, Staf Ahli Bupati Drs Hersy Tuuk, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Olvy Tambajong, Camat Pasan Andre Jowangkay, serta Hukum Tua Desa Liwutung Altje Meiny Lombok bersama perangkat desa.
Kehadiran para pejabat ini mempertegas pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan ketahanan pangan.
Pemkab Mitra menyadari bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi dinamika harga pangan dan ekonomi nasional.
Sejumlah warga yang hadir pun mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya.
“Kami merasa sangat terbantu. Bantuan ini benar-benar meringankan, apalagi harga beras sekarang mahal,” ujar seorang warga.
Melalui GPM ini, Pemkab Minahasa Tenggara tidak hanya membantu secara langsung, tetapi juga memberikan harapan dan bukti nyata bahwa di tengah situasi sulit, negara tetap hadir di tengah rakyatnya.










