Garda Terdepan Penanggulangan Banjir, Pemkot Bitung Diminta Segera Lakukan Pengangkatan Pala/RT

Sejumlah wilayah di Kota Bitung tergenang air (banjir) akibat curah hujan yang tinggi, Minggu (24/8/2025) siang.

BITUNG, BERITA ONLINE LOKAL – Curah hujan tinggi mengakibatkan banjir pada sejumlah wilayah di Kota Bitung, baik pemukiman warga hingga pusat kota, yang sempat melumpuhkan perputaran ekonomi telah menjadi masalah klasik dari tahun ke tahun yang harus mendapatkan penanganan serius.

Salah satu penyebab genangan tersebut disebabkan banyaknya sampah membuat aliran drainase tersumbat, sehingga air meluap air dari beberapa titik saluran utama.

Tragedi ini pun menjadi perbincangan netizen di sejumlah platform media sosial, baik Facebook maupun di sejumlah grup publik Whatsapp. Berbagai postingan video maupun gambar dari netizen terpampang dengan berbagai caption.

Tak hanya itu, respon cepat yang dilakukan sang Wali Kota Bitung, Hengky Honandar juga terlihat saat turun langsung di lokasi untuk mencari tau penyebab terjadinya banjir.

Menyikapi hal ini, salah satu pemerhati kota Bitung, Fangki Ali saat bersua awak media, mengatakan perlunya kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah di drainase.

“Kan fasilitas tempat sampah di sekitar lingkungan masyarakat sudah disediakan, jika membuang sampah sembarangan dampaknya seperti ini. Walaupun berulangkali dilakukan jika tidak ada kesadaran dari kita, pasti akan tetap terjadi seperti ini ” ucapnya.

Fangki juga mendesak Pemerintah Kota Bitung untuk segera mengangkat Kepala Lingkungan (Pala) dan Ketua RT, karena memiliki peran penting dalam mengantisipasi potensi bencana alam di lingkungannya.

“Peran tersebut meliputi kesiapsiagaan, mitigasi, dan penanggulangan bencana. Mereka bertugas mengedukasi warga, mengorganisir upaya evakuasi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan bencana, karena mereka memiliki akses langsung tentang lingkungan dan masyarakat termasuk pelaksanaan kerja bakti seperti pembersihan saluran air (drainase),” jelasnya.

“Utamanya berkaitan dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan, mengingat salah satu penyebab banjir adalah akibat banyaknya sampah yang dengan sengaja dibuang secara sembarangan oleh sebagian warga sehingga saluran pembuangan (drainase) menjadi tersumbat. Saya berharap pengangkatan Pala/RT segera dilakukan,”pungkas Fangki seraya mengapresiasi langkah cepat Wali Kota yang turun langsung melihat kondisi banjir.