gambar

Keluhan Jalan Rusak Menggema di Reses DPRD Sulut Dapil Minut-Bitung, Julitje Maringka Siap Kawal

Anggota DPRD Provinsi Sulut, Julitje Maringka SE saat menggelar reses di Kelurahan Girian Bawah, Sabtu (28/3/2026).

BITUNG, BERITA ONLINE LOKAL – Komitmen menjaring semua aspirasi (keluhan) dari masyarakat dibuktikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Julitje Maringka, SE dalam kegiatan reses.

Kali ini, Srikandi Partai Gerindra yang terpilih duduk di Gedung Cengkeh dari Dapil 2 meliputi Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung, melakukan masa Reses I Tahun 2026, bertempat di Kelurahan Girian Bawah, Sabtu (28/3/2026).

Sejumlah keluhan masyarakat terungkap dalam giat tersebut, yang didominasi terkait jalan rusak. “Hingga saat ini, kami (masyarakat Kota Bitung) masih dihantui dengan kondisi jalan, terlihat banyaknya jalan berlubang,” ucap Abdul Tuluki (38), salah satu warga setempat.

Menurutnya, hal ini membahayakan pengendara, memicu kecelakaan, serta merusak kendaraan, terutama saat hujan.

“Kami berharap ibu dewan yang terhormat bisa menindaklanjuti dan memperjuangkan aspirasi ini. Tentunya dengan perbaikan permanen dan pengawasan terhadap kualitas pengerjaan, mengingat tambal sulam seringkali tidak bertahan lama,” singkat Abdul.

Sementara itu, Julitje dalam kesempatannya menuturkan bahwa reses ini salah satu agenda penting dari pihak legislatif. Agenda ini menjadi wadah wakil rakyat mendengarkan langsung kendala maupun keluhan masyarakat.

“Dari reses ini, juga arah kebijakan pembangunan bisa terarah. Dengan memahami mana skala prioritas pembangunan daerah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ucapnya.

Sekretaris Komisi I DPRD Sulut ini, menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat selama reses berlangsung.

“Apa yang disampaikan hari ini tidak akan berhenti di sini. Kami akan memperjuangkannya di meja rapat DPRD agar bisa diakomodir dalam program pemerintah daerah,” ujarnya.

Julitje menjelaskan, bahwa infastruktur jalan yang ada di Kota Bitung terdiri dari tiga kewenangan. “Masyarakat harus tahu, yang mana kewenangan pemerintah kota, pemerintah provinsi dan balai jalan nasional,” tegasnya.

Tidak sebatas itu, dirinya pun mengungkapkan telah bertemu dengan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, beberapa waktu lalu. “Karena, kerusakan jalan yang ada di Kota Bitung didominasi jalan nasional, yakni jalan protokol termasuk jalan raya madidir, depan PT. Sinar Mas,” tukas Julitje.

Julitje menegaskan dirinya akan terus berada di garis depan bersama rakyat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Kami tidak hanya datang untuk mendengar, tapi juga berjuang bersama. DPRD hadir bukan di belakang, melainkan di depan bersama masyarakat,” tuturnya.

“Aspirasi saudara-saudara akan saya kawal agar jadi bahan utama dalam penyusunan program pemerintah. Pembangunan harus berpihak pada rakyat,” tutup Julitje disambut sorakan tepuk tangan dari masyarakat yang hadir dalam kegiatan reses tersebut.