MINAHASA, BERITA ONLINE LOKAL,- Bupati Bupati Minahasa Robby Dondokambey, resmi melantik,128 Hukum Tua hasil Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di Kabupaten Minahasa, sekaligus pengambilan sumpah/janji jabatan.Bertempat di Wale Ne Tou Minahasa, Selasa (14/7/2026).


Pelantikan yang menjadi moment penting bagi perjalanan pemerintahan desa di Kabupaten Minahasa.
Dimana ratusan kepala desa yang telah dipercayakan oleh masyarakat resmi menerima amanah untuk memimpin dan membangun desa masing-masing selama masa jabatan.
Dalam sambutan, Bupati Robby Dondokambey menegaskan pelantikan bukanlah akhir dari proses demokrasi, melainkan awal pengabdian kepada masyarakat.
Kembali Bupati Robby mengingatkan, ukuran keberhasilan seorang pemimpin bukan pada besarnya kewenangan, tetapi pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Ia meminta seluruh Hukum Tua menjalankan pemerintahan desa secara profesional, transparan, akuntabel, serta bebas dari penyalahgunaan wewenang. Kebijakan harus berpihak kepada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Bupati juga mengajak mengakhiri perbedaan pasca Pilhut. “Kontestasi politik telah selesai. Hari ini tidak ada lagi perbedaan pilihan. Rangkullah seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.
Jadilah pemimpin yang mampu mempersatukan dan selalu hadir ketika masyarakat dibutuhkan,” pesannya.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan BPD, perangkat desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, kaum perempuan, pelaku UMKM, hingga seluruh elemen masyarakat agar pembangunan desa optimal. Koordinasi kuat dengan Pemkab Minahasa juga dinilai penting agar program pembangunan selaras.
Selanjutnya Bupati Robby menegaskan cita-cita menjadikan Minahasa maju, mandiri, dan sejahtera hanya bisa diwujudkan jika desa berkembang. Titik awalnya dari ketahanan pangan, penguatan ekonomi, pelestarian budaya Minahasa, hingga pengembangan pariwisata.
Karena itu, Hukum Tua diminta menjadi motor penggerak dengan mendukung program ketahanan pangan, gerakan sadar sampah, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan potensi lokal, serta menciptakan desa yang aman, sehat, bersih, dan sejahtera.
“Masyarakat mungkin tidak akan mengingat kapan seorang kepala desa dilantik.
Tapi masyarakat akan selalu mengingat apakah pemimpinnya hadir saat kesulitan, mendengar aspirasi, dan mengabdi dengan tulus. Tinggalkan warisan terbaik: desa maju, masyarakat sejahtera, kehidupan rukun, dan nama baik sebagai pemimpin yang mengabdi,” ujar Bupati.
Pelaksanaan acara ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Utara Denny Mangala yang mewakili Gubernur Sulut, Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Minahasa, unsur Forkopimda, Sekda Minahasa Lynda Watania, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, jajaran Pemkab Minahasa, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga para Hukum Tua yang dilantik.










