gambar

BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Bagi Pekerja Adat, Alvis Sumilat: Anggota Perlu Jaminan Sosial

Foto Dok: Stephano Liuw, memberikan pemaparan komprehensif mengenai manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

BERITA ONLINE LOKAL.COM – MINUT – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) adat Makatana Minahasa menunjukkan komitmen nyata dalam menyejahterakan anggotanya.

Menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) per tiga bulan, kegiatan yang digelar di Desa Wasian, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara. Selasa (24/3/2026). Organisasi ini menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan edukasi dan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja adat dan seluruh anggota.

​Ketua Umum Makatana Minahasa, Alvis Metrico Sumilat, menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial merupakan kebutuhan mendasar untuk anggota,” ujar Sumilat.

Menurutnya, bagi anggota Makatana Minahasa yang tersebar di berbagai wilayah memiliki latar belakang pekerjaan yang berisiko tinggi, sehingga memerlukan payung hukum dan jaminan finansial.

​Alvis Sumilat berupaya agar semua pengurus dan anggota mendapatkan perlindungan Jamsostek.

“Hal ini penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pekerja adat yang berada di bawah naungan Makatana Minahasa,” ujar Alvis di sela-sela kegiatan sosialisasi.

​Sosialisasi dan Edukasi ini, hadir sebagai narasumber utama, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Minahasa Tondano, Stephano Liuw, memberikan pemaparan komprehensif mengenai manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

​”Stephano menjelaskan bahwa program ini tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja kantoran.

Tentunya juga menyasar pekerja mandiri atau Bukan Penerima Upah (BPU).

Selain itu beberapa poin penting yang disampaikan antara lain. Seperti berupa Profesi. Perlindungan ini berlaku bagi anggota yang memiliki aktivitas ekonomi mandiri seperti pengemudi ojek online (ojol), sopir, petani, hingga pedagang.

Untuk mendaftar syaratnya mudah, mendaftar sebagai peserta aktif, anggota cukup melampirkan fotokopi KTP,” jelas Liuw.

​Program ini hadir sebagai solusi bagi anggota yang mungkin mengalami kendala kepesertaan di tempat kerja lama atau bagi keluarga yang belum tersentuh jaminan sosial.

​Kegiatan ini diinisiasi oleh Divisi Ketua Bidang Ketenagakerjaan Makatana Minahasa sebagai bagian dari program kerja strategis organisasi.

Lanjut, Stephano Liuw mengatakan pihaknya tadi berkesempatan memberikan edukasi manfaat program jamsostek kepada anggota pengurus Makatana Minahasa yang hadir. Salah satu yang disampaikan adalah tentang penggerak jaminan sosial Indonesia (Perisai).

“Jadi agen Perisai ini banyak manfaatnya, termasuk manfaat pribadi masing-masing karena mereka bisa menambah pundi-pundi pendapatan melalui Perisai ini,” jelasnya.

Usai dalam kegiatan sosialisasi edukasi tersebut dilanjutkan rapat pengurus.

​Turut terlihat kehadiran jajaran pengurus dari berbagai wilayah, serta devisi-devisi pengurus Pakasaan, Minahasa, Minahasa Utara (Minut), Tomohon, Manado, hingga Minahasa Selatan (Minsel), Mitra. (HYM)