gambar

30 Siswa Terbaik Sangihe Ikuti Diklat Paskibraka Jelang HUT ke-80 RI

BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE – Sebanyak 30 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi memasuki masa pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) pada Senin (4/8/2025) bertempat di Papanuhung Santiago. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat. Dan dihadiri juga oleh Wakil bupati Kepulauan Sangihe, Asisten I Sekda Sangihe serta seluruh orang tua Calon Paskibraka.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menekankan bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera dalam upacara HUT RI, melainkan simbol semangat kebangsaan, kedisiplinan, kerja keras, dan cinta tanah air. Ia menyebutkan bahwa anggota Paskibraka adalah representasi generasi muda Sangihe yang siap menjaga kehormatan merah putih dengan jiwa dan raga.

“Kalian adalah orang-orang pilihan dari sekian banyak anak muda yang telah melewati proses seleksi yang ketat. Ini bukan sekadar tugas, tetapi sebuah kehormatan. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk membentuk karakter, meningkatkan prestasi, dan membuka peluang yang lebih besar ke depan,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak seluruh calon Paskibraka untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Bupati menambahkan, para anggota Paskibraka nantinya akan menjadi simbol utama dalam perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, berdiri gagah di bawah kibaran Sang Merah Putih.

Tak lupa, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, panitia, orang tua, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (Kesbanpolda) Sangihe, Kristian Manumpil, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 30 calon Paskibraka yang terdiri dari 15 putra dan 15 putri, yang telah terseleksi dari berbagai sekolah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Pelatihan ini dilaksanakan mulai tanggal 4 hingga 18 Agustus 2025, dengan durasi 14 hari. Fokus pelatihan ada di lapangan, namun juga ada materi kelas, termasuk materi ideologi dari BPIP yang disampaikan secara daring,” jelas Manumpil.

Adapun pelatih berasal dari berbagai unsur, yaitu Kodim 1301/Sangihe, Lanal Tahuna, Kepolisian, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, Purna Paskibraka Indonesia, serta dari unsur Badan Kesbangpol Sangihe.

Selain itu, empat peserta terbaik juga telah dikirim ke tingkat provinsi untuk mengikuti diklat Paskibraka Provinsi Sulawesi Utara, yang terdiri dari dua pasang putra-putri terpilih.