gambar

Serahkan SK kepada 138 CPNS, Thungari: Sangihe jangan jadi “Batu Loncatan”

BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE — Sebanyak 138 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Bupati Michael Thungar, bertempat di Papanuhung Santiago, Selasa (27/5/2025).

Para CPNS ini merupakan hasil seleksi formasi tahun anggaran 2024 dan kini resmi mengemban amanah sebagai aparatur sipil negara (ASN) di wilayah perbatasan Indonesia ini. Penyerahan SK juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Melanchthon Harry Wolff, serta sejumlah pejabat struktural di lingkup Pemkab Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Thungari menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap para CPNS. Ia mengingatkan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar kebanggaan pribadi maupun keluarga, tetapi juga merupakan tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan kerja nyata, dedikasi tinggi, dan komitmen penuh.

“Kabupaten Kepulauan Sangihe membutuhkan ASN yang profesional, adaptif terhadap perubahan, mampu menjawab tantangan zaman serta kreatif dan penuh inovasi. Tunjukkan loyalitas bukan hanya dalam kata, tetapi dalam bentuk kerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Thungari.

Namun demikian, Bupati juga menegaskan CPNS yang baru menerima SK agar Kabupaten Sangihe tidak dijadikan sebagai batu loncatan semata.

“Jangan baru terima NIP lalu minta pindah. Sangihe bukan tempat persinggahan sementara. Kita butuh komitmen yang utuh. Aturannya sudah jelas, pindah antar dinas di dalam daerah minimal lima tahun, sedangkan keluar daerah minimal sepuluh tahun. Di bawah itu, tidak akan disetujui oleh BKN,” tegas Thungari, saat dimintai tanggapan.

Bupati juga meminta agar para CPNS dapat segera beradaptasi dan bekerja cepat di unit kerja masing-masing. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem kerja yang cepat, tuntas, efisien, dan berkualitas, serta menghindari rutinitas birokrasi yang kaku.

“Saya percaya dan optimis rekan-rekan CPNS bisa menjadi semangat baru dalam pelayanan publik di Sangihe. Mari jadikan pengabdian ini sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tutupnya.