gambar

Sondakh: Pancasila itu pedoman hidup, bukan hanya simbol dalam seremoni

BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE – Dalam nuansa khidmat dan semangat kebangsaan yang kental, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (2/6/2025). Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor DPC PDI-P Sangihe ini juga menjadi penanda dimulainya rangkaian Bulan Bung Karno yang akan diisi dengan berbagai kegiatan sepanjang Juni.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Sangihe, Ferdy Sondakh, SE, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Sondakh menyerukan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup yang konkret dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol dalam seremoni.

“Sebagai kader PDI Perjuangan, kita harus menjadi pelopor dalam mengamalkan Pancasila secara nyata. Bukan hanya dalam upacara atau pidato, tetapi dalam setiap kebijakan, sikap, dan pelayanan kita kepada rakyat,” tegas Sondakh.

Ia juga menekankan bahwa keberpihakan ideologis partai harus terus menyala, terutama terhadap kelompok masyarakat yang paling membutuhkan perhatian.

“Kita wajib berpihak pada wong cilik—petani, nelayan, buruh, perempuan, dan kelompok rentan lainnya. Di situlah letak jati diri perjuangan kita,” tambahnya.

Upacara ini turut dihadiri oleh fungsionaris partai, anggota DPRD, tim pakar dan staf ahli, pengurus PAC, serta perwakilan badan sayap partai. Suasana berlangsung khidmat namun penuh semangat gotong royong yang menjadi ciri khas ajaran Bung Karno.

Setelah upacara, seluruh peserta mengikuti kegiatan kerja bakti bersama di sekitar lingkungan kantor DPC. Aksi kolektif ini dimaknai sebagai simbol semangat kebersamaan dan kerja nyata dalam memperingati nilai-nilai luhur warisan para pendiri bangsa.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini sekaligus membuka rangkaian agenda Bulan Bung Karno yang akan berlangsung sepanjang Juni. DPC PDI Perjuangan Sangihe telah menyiapkan berbagai kegiatan seperti aksi sosial, serta lomba pidato antar pelajar SMA

Tak hanya itu, sejumlah kegiatan anjangsana ke panti asuhan juga telah dijadwalkan sebagai bentuk kepedulian partai kepada sesama.

“Dengan semangat ‘Pancasila Rumah Kita, Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat’, kita ingin menjadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum untuk mempererat ikatan antara partai dan rakyat,” pungkas Sondakh.

Bulan Bung Karno menjadi momen penting bagi kader dan simpatisan PDI Perjuangan untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme, integritas, dan keberpihakan terhadap rakyat kecil—sebuah warisan ideologis yang terus dijaga dan dihidupi oleh partai berlambang banteng tersebut.