Kegiatan itu sebagai bentuk kesiapan siagaan pengamanan jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara.
Apel gelar pasukan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan, mulai dari personel, kendaraan operasional, hingga perlengkapan yang akan digunakan selama operasi berlangsung.
Operasi Ketupat Samrat juga merupakan agenda tahunan yang bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik Lebaran hingga perayaan Idul Fitri.
Bupati Ronald Kandoli menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta seluruh instansi terkait dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
“Operasi Ketupat Samrat ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama menjelang dan selama perayaan Idul Fitri. Karena itu, sinergi antara seluruh unsur pengamanan harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Laksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan profesionalisme. Utamakan keselamatan, serta berikan pelayanan yang ramah dan humanis kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas lainnya selama Lebaran,” tambahnya.
Peliput : */Dirga










