gambar

Upacara Hari Otda 2026 di Mitra, Fredy Tuda Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Ratahan,BeritaOnlineLokal.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX Tahun 2026.

Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Kantor DPRD Mitra, Senin (27/4/2026), dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat, serta berbagai elemen masyarakat.

Wakil Bupati Fredy Tuda bertindak sebagai inspektur upacara, mewakili Bupati. Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Mitra Sophia Antou, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Albertus Roni Santoso, Dandim 1302/Minahasa Bonaventura Ageng Santoso, serta perwakilan Kapolres Mitra AKP Agus Julianto.

Dalam amanat yang dibacakan, Fredy Tuda menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri yang mengapresiasi kontribusi seluruh elemen bangsa dalam memperkuat implementasi otonomi daerah.

Menurutnya, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, hingga insan pers menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan akuntabel.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam membangun sistem pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Fredy dalam sambutannya.

Ia menambahkan, tema peringatan tahun ini mengandung makna strategis terkait kemandirian daerah.

Pemerintah daerah dituntut tidak hanya mampu mengelola potensi lokal secara optimal, tetapi juga menjaga kesinambungan kebijakan dengan pemerintah pusat.

Hal ini dinilai penting agar arah pembangunan nasional tetap selaras dan terukur.

Menurut Fredy, otonomi daerah bukan sekadar pelimpahan kewenangan, melainkan juga tanggung jawab besar dalam menghadirkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, koordinasi yang efektif antara pusat dan daerah harus terus diperkuat untuk menghindari ketimpangan pembangunan.

“Sinkronisasi kebijakan menjadi kunci. Tanpa koordinasi yang solid, target pembangunan nasional akan sulit tercapai secara maksimal,” tegasnya.

Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Momentum ini sekaligus menjadi refleksi atas perjalanan panjang pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia, yang telah memberikan ruang lebih luas bagi daerah untuk berkembang sesuai karakteristik masing-masing.

Menutup amanatnya, Fredy Tuda mengajak seluruh elemen masyarakat Minahasa Tenggara untuk terus menjaga semangat persatuan dan meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Selamat Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing langkah kita dalam membangun daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Peliput : */Dirga