gambar

Amir Liputo Geram Anggaran Sungai Mahawu dan Bailang Tidak Ada

Manado, Berita Online Lokal. Com- Sekretaris Komisi III DPRD Sulut Amir Liputo berang dengan kondisi penanganan banjir sungai Mahawu dan Bailang yang tak pernah di tindaklanjuti karena anggaran tidak ada, alias tidak diusulkan BWSS I.

Ini terungkap saat kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulut dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) I yang dilaksanakan Senin (3/5/2024).

Amir Liputo geram dengan kinerja BWSS I dimana selama 10 tahun menjadi anggota dewan, hingga saat ini penanganan sungai Mahawu dan Bailang hanya sampai pada tahap desain oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA).

Politisi PKS ini kecewa, karena dampak musibah banjir besar dari sungai Mahawu dan Bailang telah mengakibatkan rumah warga tenggelam dengan ketinggian air melewati atap rumah.

Dirinya juga mendesak kepada Kepala BWSS I Sugeng Narianto untuk mengusulkan anggaran penanganan banjir sungai Mahawu dan Bailang kepada Dirjen SDA.

Amir Liputo juga menegaskan, kalau dirinya tidak setuju dengan hasil pekerjaan yang ada sekarang ini. Karena itu tidak menyelesaikan masalah bahkan setiap hujan malah lebih parah.

Dia juga jengkel dimana tanggul yang ada telah di rombak di ganti dengan bronjong. Alasannya bronjong bukan untuk menahan air, tapi tanah.

Dirinya juga menyesalkan, dimana ketika ke kementerian PUPR pihaknya hanya diberikan kabar bahwa dananya akan segera masuk. Namun setelah diperiksa ternyata tidak ada.

Amir Liputo juga mewanti-wanti pihak BWSS I apabila tahun depan dana juga tidak masuk, maka pihaknya bersama masyarakat akan mengalas karpet, bacakan surat yasin dan lakukan sumpah pocong untuk seluruh pejabat yang tidak memperhatikan usulan yang dimaksud.(JoTam)