gambar

Anak Usia 6 Tahun di Sangihe, Diduga Dianiaya Ayah Tirinya

BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE – Dugaan tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Sangihe. Dimana tindakan kekerasan ini menimpa AK anak usia 6 Tahun yang saat ini berdomisili di Kelurahan Dumuhung, kecamatan, Kecamatan Tahuna timur.

Mirisnya, tindakan kekerasan yang dialami anak lelaki yang saat ini masih duduk di salah satu sekolah Taman Kanak-kanak di Sangihe, diduga dilakukan oleh ayah tirinya yang sampai saat ini masih dalam pencarian pihak Polres Sangihe.

Dari beberapa foto yang beredar, terlihat di sekujur tubuh AK terdapat memar berwarna kebiruan di bagian punggung, pipi sebelah kiri dan bagian dada yang diduga akibat hantaman benda tumpul, sehingga anak malang ini harus menjalani perawatan serius di salah satu rumah sakit di Manado.

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Dhana Ananda Syahputra SH SIK, MSi, membenarkan bahwa telah terjadi tindak kekerasan terhadap anak dibawah umur, yang diduga dilakukan oleh ayah tiri anak tersebut.

“Jadi saat ini kami sementara mempersiapkan administrasi termasuk laporan polisi, karena ibu dari anak ini tidak mau melapor, dan nanti yang akan buat laporan polisi dari UPTD Perlindungan Anak Perempuan (PPA) Kabupaten Sangihe. Saat ini juga kami masih melakukan pencarian terhadap ayah tiri anak tersebut, yang diduga kuat melarikan diri. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polresta Manado untuk ikut mencari keberadaan dari ayah tirinya,” ungkap Kapolres, ketika dikonfirmasi, Rabu (27/6/2023).

Lanjut dikatakan Kapolres, karena memerlukan penangan serius korban harus dirujuk ke rumah sakit di Manado.

“Saat ini anak tersebut berada di rumah sakit di Manado untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Kapolres.

Ketua yayasan Kemala Bhayangkari Sangihe Ny Nita Dhana, kepada sejumlah wartawan turut menyesalkan kejadian naas yang menimpa AK, terlebih korban merupakan siswa dari TK Kemala Bhayangkari Sangihe. Untuk itu dirinya berharap pelaku bisa segera ditangkap dan diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

“Saya berharap pelaku dihukum yang setimpal dengan perbuatannya, saya juga mnghimbau kepada seluruh orang tua agar terus memantau dan mengawasi anak-anak walaupun ditengah kesibukan masing-masing,” ungkapnya.