Manado, Berita Online Lokal. Com- Rapat pembahasan Ranperda APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2025 antara Badan Anggaran (Banggar) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Sulut, Jumat (22/11/2024) dilaksanakan di ruang rapat paripurna.
Rapat pembahasan dipimpin oleh Ketua Banggar dr Fransiscus Andi Silangen menghadirkan Sekprov Steve Kepel dan pimpinan SKPD terkait.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Louis Schramm kepada awak media mengatakan, fraksi Partai Gerindra akan mengkritisi penyusunan APBD tahun anggaran 2025.
“Termasuk akan memanggil pihak-pihak yang berkaitan dengan komisi yang ada, supaya lebih detail kita melihat ini, agar jangan sampai pembangunan ini pincang,” ucap Ketua Partai Gerindra Kota Manado.
Menurutnya, jangan sampai habis pembahasan Ranperda APBD, lantas dipanggil oleh Kepolisian atau KPK dan otomatis pembangunan akan terlambat.
Louis Schramm menambahkan, jangan sampai Pemerintah dan DPRD Sulut mau lari kencang, lantas ternyata masih ada belenggu korupsi yang masih mengikat.
Dijelaskannya, pihaknya akan melihat dan mengkritisi apabila ada pergeseran dalam KUA-PPAS. Perlu dilihat yang digeser tersebut prioritasnya apa.
“Yang menjadi target kami adalah anggaran pendidikan dan masyarakat Sulut harus mendukung program Presiden Prabowo terkait makanan minum bergizi bagi anak sekolah, agar anak-anak kita di Sulut punya daya saing yang lebih baik,” ucap legislator dari Dapil Kota Manado. (JoTam)










