Dalam audiensi tersebut, Kandoli menyampaikan laporan menyeluruh terkait kondisi sosial, jalannya roda pemerintahan, serta dinamika politik di Kabupaten Minahasa Tenggara.
Menurut Ronald Kandoli, situasi di daerah yang ia pimpin saat ini relatif stabil, kondusif, dan terjaga dengan baik.
“Audiensi ini tidak hanya sekadar laporan formal, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi antara Pemkab Mitra dengan Pemerintah Provinsi Sulut,” kata Kandoli usai pertemuan.
Bupati menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas daerah dan terus mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.
“Kami ingin memastikan masyarakat Mitra tetap merasakan kedamaian, ketertiban, sekaligus menikmati hasil pembangunan yang semakin maju,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Kandoli menyebut bahwa roda pemerintahan di Mitra berjalan efektif.
Kondisi politik lokal juga dinilai cukup sehat, dengan dukungan berbagai pihak yang memungkinkan jalannya program pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Mitra, kata Kandoli, terus memperkuat program prioritas di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya dukungan dari Pemprov Sulut, Kandoli optimistis langkah percepatan pembangunan bisa lebih terarah dan berkesinambungan.
“Komunikasi yang erat antara pemerintah daerah dan provinsi adalah kunci agar setiap program dapat sinkron, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sulut Yulius Selvanus menyambut baik audiensi tersebut.
Ia menilai kehadiran Bupati Mitra bersama jajaran merupakan bentuk keseriusan dalam menjaga hubungan baik dengan provinsi.
Menurut Yulius, laporan dari kepala daerah sangat penting sebagai dasar evaluasi sekaligus bahan sinkronisasi program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemkab Mitra dalam menjaga stabilitas daerah. Sinergi seperti ini tentu akan semakin memperkuat pembangunan di Sulawesi Utara,” katanya.
Audiensi juga diwarnai dengan diskusi hangat mengenai tantangan dan peluang pembangunan daerah, termasuk rencana-rencana strategis yang akan digarap bersama antara Mitra dan Pemprov Sulut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kandoli tidak datang sendiri. Ia didampingi Sekretaris Daerah Mitra, David H. Lalandos, AP, MM; Anggota DPRD Mitra, Vanda S. Rantung, SE; Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Fasilitasi Pengawasan Setwan, Dristy S. Tora, SH; serta Kabag Prokopim Setda, Febry Lasut, S.STP, M.Si.
Kehadiran sejumlah pejabat tersebut menjadi bukti bahwa Pemkab Mitra ingin menunjukkan keterbukaan sekaligus keseriusan dalam menyampaikan laporan dan membangun kerja sama lintas pemerintahan.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah kolaboratif yang lebih konkret.
Dengan stabilitas sosial dan politik yang terjaga, Pemkab Mitra optimistis roda pembangunan di wilayah mereka bisa berjalan semakin cepat, selaras dengan visi pembangunan Sulawesi Utara secara menyeluruh.




