BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kepulauan Sangihe meraih penghargaan sebagai unit penyelenggara pelayanan publik dengan kategori Pelayanan Prima, berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tahun 2024. Dukcapil Sangihe mencatatkan nilai nyaris sempurna, yakni 4,59 dari skala maksimal 5,00.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Apel Kerja, yang dilaksanakan di halaman rumah jabatan bupati pada Jumat (2/5/2025).
Kepala Dinas Dukcapil Kepulauan Sangihe, Davidson Henry Djarang menjelaskan, penilaian Kemenpan-RB meliputi enam variabel utama, termasuk inovasi pelayanan, standar pelayanan, fasilitas penunjang, serta jaminan kepastian layanan publik. Penilaian ini dilakukan terhadap tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kepulauan Sangihe, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah, Dinas Sosial, dan Dukcapil.
“Evaluasi dilakukan secara komprehensif, termasuk sesi tanya-jawab bersama tim evaluator melalui Zoom. Ini adalah penilaian untuk periode layanan tahun 2024,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa terdapat dua lembaga yang secara rutin menilai kualitas pelayanan publik Dukcapil setiap tahunnya, yaitu Kemenpan-RB dan Ombudsman. Dalam upaya mempertahankan predikat Pelayanan Prima, pihaknya berkomitmen melakukan perbaikan berkelanjutan.
“Dari hasil evaluasi, aspek administrasi kami sudah terpenuhi hingga 95 persen. Tantangan terbesar masih ada di sarana dan prasarana,” ungkapnya.
Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam pengadaan fasilitas pelayanan.
“Kami akan mencari celah dan strategi agar hal-hal yang belum maksimal bisa kami optimalkan, termasuk ruang tunggu layanan,” jelas dia.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam bentuk survei kepuasan pengguna layanan, yang menjadi bagian integral dari penilaian.
“Dari survei itu, kami bisa mengetahui langsung kekurangan kami dan menjadikannya sebagai bahan untuk berbenah ke depan,” pungkasnya.










