BERITA ONLINE LOKAL.COM – TOMOHON, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Tomohon mengambil langkah serius dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), berfokus pada penataan lokasi, penanganan isu timbangan curang.
Direktur Utama PD Pasar Tomohon, Janes Posumah, menyampaikan hal ini saat menjadi narasumber dalam Konferensi Pers bersama wartawan di Ruang Rapat Setda Lantai 3, Pemkot Tomohon, pada Kamis (4/12/2025).
Dalam upaya mengakomodasi lonjakan aktivitas jual beli jelang perayaan, PD Pasar memutuskan untuk membuka lahan khusus bagi pedagang musiman.
”Nanti akan diberikan lahan untuk berdagang, artinya lahan yang dibuka dan diberikan waktu yang cukup panjang supaya pedagang nanti yang berjualan di dalam pasar istilahnya pedagang – pedagang musiman itu bisa dimulai tanggal 1 Desember sampai selesai tahun baru,” ujar Posumah.
Ia menambahkan, saat ini sudah ada sekitar 150 pendaftar. PD Pasar memberikan prioritas bagi penduduk asli, khususnya mereka yang memiliki KTP Tomohon, sebagai salah satu bukti komitmen kepada masyarakat setempat.
lanjutnya, Posumah juga menegaskan kebijakan terkait komoditas, “Untuk dagangan daging babi tetap kami tidak izinkan untuk berjual disitu, karena sudah ada tempat di dalam tempat jual daging.”
Menanggapi isu dugaan kecurangan timbangan yang sempat viral di media sosial, PD Pasar Tomohon bersama Disperdagin Kota Tomohon mengambil langkah tegas.
Posumah memastikan bahwa seluruh timbangan pedagang kini telah ditera ulang dan diberi barcode resmi. Barcode ini berfungsi sebagai penanda bahwa alat ukur tersebut sudah lolos pemeriksaan dan sah digunakan.
”Semua timbangan yang sah sudah kami pasangi barcode. Jika ada pedagang yang menggunakan timbangan tanpa barcode, masyarakat diminta segera melaporkan kepada kami,” tegasnya.
Untuk menjamin transparansi dan kenyamanan pembeli, PD Pasar juga menyediakan timbangan pembanding di dua lokasi strategis: dekat los daging babi dan di area utara pasar dekat toilet umum.
Dalam perkembangan lain, PD Pasar Tomohon mengungkapkan rencana jangka panjang untuk meningkatkan infrastruktur pasar. Revitalisasi besar-besaran direncanakan akan dimulai tahun depan, kemungkinan pada bulan Februari.
”Nantinya pasar ini akan dibangun bangunan bertingkat dengan fasilitas yang memadai untuk para pedagang,” terang Posumah.
Terakhir, Posumah mengimbau kepada warga yang berkendaraan agar mematuhi aturan lalu lintas di sekitar Pasar dan menjaga kebersihan lingkungan pasar.










