gambar

Hari Posyandu Nasional 2026, Stefa Kandoli Antou Pimpin Pembinaan di Tiga Tempat 

Ratahan,BeritaOnlineLokal.com – Semangat kepedulian sosial kembali menguat di Kabupaten Minahasa Tenggara dalam peringatan Hari Posyandu Nasional yang jatuh pada Rabu (29/4/2026).

Momentum ini dimanfaatkan sebagai penggerak untuk memperkuat layanan dasar masyarakat melalui kegiatan pembinaan Posyandu terpadu yang menjangkau tiga wilayah sekaligus.

Ketua Posyandu Kabupaten Minahasa Tenggara, Ny. Stefa Kandoli Antou, turun langsung memimpin kegiatan tersebut, didampingi Wakil Ketua Ny. Sandra Tuda-Kindangen.

Keduanya memastikan seluruh rangkaian pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran, menyentuh kebutuhan masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lanjut usia.

Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi strategis, yakni PAUD Handayani di Kelurahan Wawali, Balai Kelurahan Lowu Utara, serta Desa Wiau di Kecamatan Pusomaen.

Di setiap titik, antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mencerminkan pentingnya peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan berbasis komunitas.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan difokuskan pada penguatan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Keenam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Posyandu tidak lagi sekadar identik dengan layanan kesehatan dasar, melainkan berkembang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang komprehensif.

“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh. Kami hadir untuk memastikan tumbuh kembang anak terpantau, kesehatan ibu dan lansia terjaga, serta pola hidup bersih dan sehat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Stefa dalam sambutannya.

Berbagai layanan kesehatan diberikan secara terpadu dalam kegiatan ini. Mulai dari pemeriksaan rutin, pemberian vitamin, hingga konsultasi kesehatan bagi ibu hamil, bayi, balita, dan lansia.

Tenaga kesehatan yang terlibat juga memberikan edukasi langsung terkait pentingnya gizi seimbang dan pencegahan penyakit.

Tidak hanya itu, perhatian terhadap generasi muda juga menjadi fokus utama.

Dalam rangkaian kegiatan, anak-anak PAUD menerima makanan bergizi gratis sebagai bentuk intervensi dini dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi.

Langkah ini dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan optimal serta mencegah stunting sejak usia dini.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah kepala dinas dan pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Irwan Abdjulu, Kepala BPKAD Halens Ryanlie Ole, Kepala Dinas Pendidikan Nolly Mozes Ratela, Kepala Dinas Kesehatan dr. Tommy Soleman, Kepala Dinas PUPR Rommy Roy Ole, Kepala Dinas Sosial dr. Helny Ratuliu, serta Camat Ratahan Arce Kalalo dan Camat Pusomaen Sofie Pontororing.

Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan program Posyandu.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Posyandu kembali menegaskan perannya sebagai pilar penting dalam pembangunan kesehatan dan sosial di tingkat akar rumput.

Peliput : */Dirga