gambar

Jackson Mahino, “Mesin Emas” Panjat Tebing Sangihe Kini Mengabdi sebagai ASN

BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE — Nama Jackson Mahino bukanlah nama asing di dunia olahraga panjat tebing Sulawesi Utara, khususnya Kabupaten Kepulauan Sangihe. Atlet yang lahir di Tahuna, 10 Mei 1996 ini telah lama menjadi ikon kebanggaan Sangihe, berkat prestasi gemilangnya yang tak terhitung jumlahnya di berbagai ajang bergengsi. Kini, semangat juangnya terus menyala, namun dalam bentuk yang berbeda yaitu sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dimana pada Selasa (27/5/2025), Jackson secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bersama 138 CPNS lainnya di Papanuhung Santiago. Momen tersebut menjadi titik baru dalam perjalanan pengabdian seorang Jackson Mahino, yang kini tak hanya membawa nama harum Sangihe di arena kompetisi, tetapi juga dalam kinerja birokrasi pemerintahan.

Jackson dikenal sebagai mesin emas panjat tebing Sangihe. Ia selalu konsisten mempersembahkan medali emas dalam setiap kejuaraan, mulai dari open tournament, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga pernah didapuk menjadi kapten tim Sulawesi Utara dalam ajang Pra PON panjat tebing beberapa tahun lalu.

Meski kini menyandang status ASN, Jackson menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah meninggalkan dunia yang telah membesarkan namanya.

“Saya tetap akan menjadi atlet panjat tebing. Ini bukan akhir, justru awal untuk memberi lebih. Saya ingin tetap membawa nama Sangihe lewat olahraga, tetapi saya juga ingin berkontribusi membangun daerah ini sebagai ASN,” ungkap Jackson.

Baginya, menjadi ASN bukan hanya pekerjaan, tetapi panggilan untuk melayani. Dan melayani, baginya, tak pernah mengenal ruang terbatas. Baik di dinding panjat maupun di balik meja kerja, Jackson tetap Jackson adalah seorang pribadi tangguh yang selalu menantang batas.

Jackson Mahino menjadi bukti bahwa semangat berprestasi dan mengabdi bisa berjalan beriringan. Ia adalah inspirasi nyata bagi generasi muda Sangihe, bahwa dari dinding panjat yang ekstrim hingga jalur birokrasi yang menantang, semua bisa ditaklukkan dengan kerja keras, konsistensi, dan cinta pada tanah kelahiran.