gambar

Penjabat Bupati Sangihe Temui Mendagri, Bahas Reformasi Birokrasi dan Relaksasi Dana PEN

BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE – Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, melakukan langkah strategis dengan menemui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian akhir pekan lalu. Pertemuan ini membahas upaya penguatan pemerintahan daerah melalui reformasi birokrasi dan pengajuan relaksasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) guna mengatasi keterbatasan fiskal di Kabupaten Sangihe.

Dalam pertemuan tersebut, dua isu utama menjadi fokus pembahasan. Pertama, penataan birokrasi untuk menciptakan sistem pemerintahan yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kedua, pengajuan relaksasi Dana PEN sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah dan mendukung realisasi program prioritas.

Pj Bupati Wounde menegaskan pentingnya reformasi birokrasi di Kabupaten Sangihe, terutama untuk mengisi kekosongan jabatan strategis dan melakukan rotasi pejabat.

“Kami berkomitmen membangun birokrasi yang melayani, berorientasi pada hasil, dan profesional dalam menjalankan tugasnya,” ujar Wounde.

Selain itu, Wounde menjelaskan tantangan keuangan daerah yang dihadapi akibat terbatasnya dana transfer dari pemerintah pusat. Untuk itu, Pemkab Sangihe mengajukan permohonan relaksasi Dana PEN agar memiliki ruang fiskal lebih besar.

“Dengan dukungan fiskal yang memadai, kami optimis dapat merealisasikan berbagai program prioritas demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Mendagri Tito Karnavian menyambut baik langkah ini dan menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung reformasi birokrasi berbasis efisiensi dan akuntabilitas. Terkait permohonan relaksasi Dana PEN, Tito berjanji untuk mempelajari lebih lanjut sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain pertemuan dengan Mendagri, Pj Bupati Wounde juga berhasil mendapatkan dukungan signifikan dari PT PLN (Persero). Bantuan tersebut meliputi anggaran sebesar Rp 740 juta untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) serta Rp 450 juta untuk mendukung perayaan HUT ke-600 Kabupaten Sangihe dan Pesta Adat Tulude.

“Potensi yang dimiliki Sangihe adalah anugerah Tuhan yang harus kita kelola dengan bijaksana. Meski kondisi keuangan sedang sulit, dengan komitmen dan kerja keras, saya percaya mimpi besar untuk daerah ini dapat terwujud,” tegas Wounde.

Ke depan, Kabupaten Sangihe diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pusat. Langkah-langkah strategis yang telah dilakukan diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk membawa Sangihe menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

Dengan dukungan dari pemerintah pusat dan berbagai pihak, Pj Bupati Wounde optimis bahwa Kabupaten Sangihe akan mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.