Manado, Berita Online Lokal.Com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut menggelar rapat paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian/Penjelasan Gubernur terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban APBD TA 2025 dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Derah sekaligus Pemandangan Umum fraksi terhadap 2 (dua) buah Ranperda serta tanggapan dan/atau jawaban Gubernur terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi, Selasa (23/6/2026) yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna.
Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen didampingi para Wakil Ketua DPRD masing-masing Michaela Paruntu, Royke Anter dan Stella Runtuwene bersama anggota DPRD lainnya dan dihadiri Gubernur Yulius Selvanus serta Wagub Victor Mailangkay.
Gubernur Yulius Selvanus dalam pidatonya mengatakan, tahun 2025 yang lalu merupakan tahun penuh tantangan dan peluang bagi Sulut.
Namun Pemprov tetap mampu menjaga ketahanan dan kinerja fiskal secara sehat, akuntabel dan terkendali.
Tercatat realisasi pendapatan daerah mencapai Rp 3,65 triliun atau 96,34 persen dari target yang ditetapkan. Sementara realisasi belanja daerah mencapai Rp 3,32 triliun atau 91,36 persen dari anggaran.
“Kinerja APBD tersebut menghasilkan silpa sebesar Rp 177,13 miliar, yang mencerminkan terjaganya keseimbang fiskal daerah,” jelas Gubernur.
Yulius Selvanus menambahkan, dari dimensi neraca keuangan daerah, Sulut mencatatkan penguatan kapasitas ekonomi yang sangat signifikan. (JoTam)










