Manado, Berita Online Lokal. Com- Komisi IV DPRD Sulut menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Sulut, Senin (27/4/2026) yang dilaksanakan di ruang rapat komisi.
RDP dipimpin Ketua Komisi IV Vonny Paat didampingi Wakil Ketua Loius Scrhamm, Sekretaris Cindy Wurangian, anggota Paulina Runtuwene, Irene Pinontoan, Pierre Makisanti, Muslimah Mongilong dan dihadiri oleh Karo Kesra Anna Pangalila bersama staf.
Ketua Komisi IV Vonny Paat saat RDP mempertanyakan kondisi hilangnya pokok pikiran (Pokir) yang diusulkan olenya kepada Biro Kesra.
Menurutnya, sewaktu membahas APBD 2026 dirinya diminta untuk memasukan pokir dalam bentuk kegiatan kemasyarakatan keagamaan.
“Saya memasukan 4 pokir dengan anggaran kurang lebih Rp 100 juta dan teman-teman di sini ada 7 pokir serta diberikan alokasi untuk itu,” jelas Vonny Paat.
Vonny Paat juga meminta penjelasan dari Karo Kesra Anna Pangalila terkait jumlah pokir-pokir yang diusulkan oleh anggota DPRD Sulut di Biro Kesra.
Politisi PDIP dapil Minahasa-Tomohon juga meminta agar Karo Kesra Anna Pangalila menjelaskan masalah sehingga pokir yang diusulkan dirinya bisa hilang.
Sementara itu Karo Kesra Anna Pangalila yang didampingi PPTK Biro Kesra Olvi Mamarodia mengatakan, bahwa sebelum finalisasi yang dilakukan di ruangan pimpinan DPRD, pihaknya telah menghubungi Vonny Paat untuk dimintai konfirmasi melalui telepon namun tidak diangkat.
PPTK Biro Kersa Olvi Mamarodia juga menjelaskan, bahwa yang menyusun pokir-pokir di Komisi IV adalah Anggota DPRD Pierre Makisanti dan pihaknya hanya meneruskan finalisasi kegiatan pokir yang diusulkan tersebut.
Vonny Paat selanjutnya meminta kepada Karo Kesra Anna Pangalila, untuk menelusuri akan hilangnya pokir-pokir yang diusulkan oleh anggota DPRD Sulut di Biro Kesra tersebut.(JoTam)










