Manado, Berita Online Lokal. Com- Drama politik yang terjadi di tubuh Partai Demokrat, berimbas pada isu miring yang mengarah kepada kepemimpinan dr Elly Engelbert Lasut (E2L).
Oleh oknum yang berseberangan dengan E2L, menuding mantan Bupati Talaud dalam menjalankan kepemimpinan sebagai Ketua Partai Demokrat Sulut terkesan arogan dengan mengganti anggota Fraksi Demokrat tanpa kesalahan yang jelas.
Sontak saja tudingan tersebut dibantah keras oleh Ronald Sampel Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulut.
Masih segar dalam ingatan Ronald Sampel, dimana ketika dirinya yang sempat diusulkan ke DPP Partai Demokrat untuk di PAW, justru sosok E2L selaku Ketua Partai Demokrat Sulut justru menjadi pahlawan yang menolong dirinya.
Menurutnya, Ketua E2L lah yang mengantarkan dirinya ke DPP Partai Demokrat dan menyakinkan kepada DPP, bahwa dirinya tidak melanggar AD/ART Partai, sehingga proses PAW sebagaimana surat DPP Partai Demokrat dapat dibatalkan.
”Jadi tidak benar Pak Elly arogan. Nyatanya, justru karena berkat peranan dan bantuan Pak Ketua Elly serta setelah DPP melakukan investigasi, sehingga proses PAW itu tidak berlanjut,”jelas Ronald Sampel.
Bagi Ronald Sampel, ulah oknum yang menggulirkan isu miring tersebut, ada indikasi ingin menjatuhkan nama besar E2L.
Ronald Sampel juga menegaskan, sebagai kader partai dirinya tetap tunduk dan menghormati semua keputusan partai.
“Terkait adanya kader yang dirotasi, itu adalah hal yang biasa dalam organisasi dan tentunya DPP telah melakukan investigasi terhadap disiplin partai,” ucap Sampel.
Ditambahkannya, DPP Partai Demokrat selain mengevaluasi, juga memberi keadilan bagi kader yang tidak bersalah. Justru bukan hanya di maafkan, tapi yang dinilai loyal terhadap partai maka akan diberikan reward.
“Dan tentunya bagi kader yang tidak loyal dan terbukti melanggar aturan, sewajarnya disiplinkan oleh partai,” ucap Sampel. (JoTam)










