Ratahan,BeritaOnlineLokal.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sarah Kindangen, menegaskan bahwa keterlibatan orang tua dan masyarakat memiliki peran penting dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung program-program berbasis lingkungan.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Program Sekolah Adiwiyata yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mitra, Selasa (12/8/2025), di ruang rapat Dinas Pendidikan.
Dalam paparannya, Sarah Kindangen menjelaskan bahwa sosialisasi Program Adiwiyata bertujuan memperkenalkan konsep sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, sekaligus mengajak seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar untuk terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan.
“Program Adiwiyata adalah program pemerintah yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan hidup dan budaya lingkungan sekolah. Harapannya, sekolah dapat menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, nyaman, sekaligus mendidik karakter siswa yang cinta lingkungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, penerapan Adiwiyata bukan hanya tanggung jawab pihak sekolah, melainkan memerlukan dukungan penuh dari orang tua siswa dan masyarakat sekitar.
Melalui kolaborasi, berbagai kegiatan ramah lingkungan seperti pengelolaan sampah, penghijauan, penghematan energi, hingga pengelolaan air bersih dapat berjalan optimal.
Selain itu, Program Adiwiyata juga mendorong pembentukan Kader Adiwiyata di setiap sekolah.
Para siswa terpilih ini akan menjadi motor penggerak dalam mengajak teman-teman, guru, dan masyarakat untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan.
“Dengan adanya kader, pesan-pesan pelestarian lingkungan bisa lebih cepat tersampaikan dan menjadi kebiasaan sehari-hari di sekolah maupun di rumah,” kata Kindangen.
Menurutnya, kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan akan berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan.
Lingkungan yang bersih dan sehat akan menciptakan suasana belajar yang kondusif, memotivasi siswa, dan membentuk karakter positif yang berkelanjutan.
“Pendidikan bukan hanya soal nilai akademis, tetapi juga membentuk generasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungannya. Melalui Program Adiwiyata, kita bisa menanamkan nilai-nilai itu sejak dini,” tegasnya.
Kindangen berharap, setelah sosialisasi ini, sekolah-sekolah di Mitra dapat semakin aktif mengimplementasikan program tersebut.
Ia juga mengajak para orang tua untuk berperan sebagai teladan bagi anak-anak dalam menjaga lingkungan, sehingga budaya peduli lingkungan dapat mengakar kuat di tengah masyarakat.
“Kalau sekolah, orang tua, dan masyarakat berjalan seiring, saya yakin tujuan Adiwiyata bisa tercapai. Lingkungan terjaga, kualitas pendidikan meningkat, dan generasi masa depan pun siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya.
Peliput : */Dirga










