BITUNG, BERITA ONLINE LOKAL – Kinerja para wakil rakyat Bitung makin layak diberi apresiasi. Pasalnya, pasca kunjungan kerja dari para penghuni gedung kerucut ini, ikut ditindaklanjuti.
Hal ini terbukti, saat Trio Komisi 2 DPRD Bitung memanggil Perumda Pasar dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membahas proyeksi potensi wisata Baku Bae, dalam rangka menindaklanjuti kunjungan kerja terkait destinasi wisata.
Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bitung Kyrie Inggrit Janis saat memimpin rapat tersebut, menegaskan bahwa hal ini dalam rangka proyeksi jangka panjang destinasi wisata Baku Bae.
“Ini berdasarkan kunjungan kerja kami, di beberapa kawasan hangout atau ruang publik modern yang ramai, diantaranya Sun Bae di Kota Manado dan Moon Bae di Tondano,” ucapnya.
Menurutnya, wisata yang sama juga ada di Kota Bitung, yakni Baku Bae yang punya potensi menjelma menjadi magnet baru bagi para pencinta suasana santai dan kekinian di jantung Kota Bitung.
Kyrie pun berharap ada koordinasi antar instansi dan perusahaan umum daerah yang sangat perlu ditingkatkan. “Disamping sebagai wahana refreshing bagi warga Bitung, Baku Bae punya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah ke depan. Koordinasi harus jalan,” tegas Srikandi Partai Gerindra.
Sementara itu, Paulus Denny Liemitang dalam kesempatannya sangat mensuport hadirnya Baku Bae. “Vibes baru kini hadir yakni Baku Bae, tentunya Bitung kedepan akan lebih ramai dikunjungi oleh para wisatawan, dengan menampilkan gaya menikmati kopi dengan duduk di kursi dijalanan pas malam hari, menjadi daya tarik baru. Dan hal ini perlu kita dukung, disamping peningkatan UMKM tentunya ada sumber PAD,” tuturnya.
Denny pun menambahkan, bahwa tempat wisata kuliner, tidak hanya di lihat dari banyaknya jumlah pengunjung. Namun, harus dibarengi dengan fasilitas pendukung.
“Tentunya fasilitas untuk kenyamanan pengunjung. Dan intinya kebersihan harus dijaga,” tukas Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bitung.
Hal yang sama juga ditegaskan, Srikandi Partai Golkar, Melia A. Moesrin, bahwa wisata Baku Bae adalah sektor pariwisata akan menjadi motor penggerak utama pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan banyaknya UMKM baru yang hadir.
“Peran serta dari Perumda Pasar dan instansi terkait harus lebih optimal dalam rangka pengembangan destinasi wisata di Kota Bitung, diantaranya Baku Bae, ini harus didukung semua pihak,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung Pingkan Kapoh menjelaskan, Bitung pada tahun 2023 lalu sempat dinobatkan sebagai kota kreatif kuliner.
Kegiatan seperti wisata Baku Bae, lanjut Pingkan, sementara digalakkan. “Disamping peningkatan UMKM, semoga kegiatan ini juga mengangkat kuliner di Bitung,” singkatnya.










