gambar

Tertib Lalu Lintas, Satlantas Polres Mitra Gelar Operasi di Ratatotok

Ratatotok, BeritaOnlineLokal.com.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Minahasa Tenggara menggelar operasi kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Ratatotok, Jumat (23/5/2025), dalam upaya meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Satlantas Polres Mitra, AKP Nicky Pondalos, S.Sos., MM., dan melibatkan jajaran Satuan Samapta yang dikomandoi Ipda Totok Riyanto, S.Sos. Operasi digelar secara terpadu dengan menyasar sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kendaraan dan kelengkapan surat-surat pengemudi.

Fokus utama operasi adalah pengendara  sepeda motor yang tidak menggunakan helm, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), serta pengendara yang melanggar rambu-rambu lalu lintas.

“Kami menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan aturan lalu lintas. Ini bukan semata soal penindakan, tapi tentang menyelamatkan nyawa di jalan raya,” kata AKP Nicky Pondalos kepada Media ini di sela-sela kegiatan.

Selain melakukan penindakan terhadap pelanggar, pihak Satlantas juga memberikan edukasi langsung kepada warga.

Para pengendara yang kedapatan melanggar tidak hanya ditindak tegas, namun juga diberi penjelasan terkait pentingnya keselamatan berkendara.

Beberapa unit sepeda motor yang terbukti melakukan pelanggaran berat, seperti tidak dilengkapi STNK atau menggunakan knalpot bising, langsung diamankan di Kantor Polsek Ratatotok sebagai bagian dari proses penegakan hukum.

Kapolres Minahasa Tenggara, AKBP Handoko Sanjaya, SIK., M.Han., melalui Kasatlantas menyampaikan harapannya agar operasi semacam ini dapat menumbuhkan budaya tertib lalu lintas di tengah masyarakat.

“Dengan rutin menggelar operasi seperti ini, kami ingin menciptakan kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” tegas AKP Pondalos.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban lalu lintas, termasuk melengkapi diri dengan perlengkapan berkendara yang sesuai standar dan tidak memodifikasi kendaraan secara ilegal.

Dari pantauan di lapangan, sebagian besar pelanggar adalah remaja dan pengendara muda yang belum memahami pentingnya keselamatan berkendara.

Karena itu, Satlantas berencana menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah setempat untuk mengedukasi generasi muda sejak dini.

“Keselamatan berlalu lintas bukan sekadar slogan. Ini adalah bentuk nyata perlindungan terhadap diri sendiri dan orang lain,” tutup Kasatlantas.

Peliput : Dirga