Bawa Nama Harum Kota Bitung, Anggota DPRD Bitung, Hevie Sumarrau Wakili Sulut di Kejurnas Layangan Aduan

Anggota DPRD Bitung, Hevie Sumarrau berhasil menyabet podium pertama di Kejurda Layangan Aduan tingkat Provinsi Sulut

BITUNG, BERITA ONLINE LOKAL – Tak hanya responsif mengawal aspirasi masyarakat, tapi sosok anggota DPRD Bitung, Hevie Sumarrau ternyata menyimpan talenta yang patut diacungi jempol.

Buktinya politisi PDI Perjuangan ini, memiliki segudang prestasi di kancah olahraga, baik tingkat daerah hingga nasional. Teranyar, Hevie siap bertarung ke kancah nasional usai merebut podium pertama Kejuaraan Daerah (Kejurda) Layangan Aduan tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (01/6/2025) kemarin.

Kejurda yang diselenggarakan oleh Persatuan Layangan Aduan Seluruh Indonesia (Perlasi) Sulut itu dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Hevie berhasil mengungguli ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah se Sulawesi Utara.

Saat ditemui, peraih suara terbanyak di PDI-P pada daerah pemilihan Aertembaga, Lembeh Selatan dan Lembeh Utara (Dapil 4) pada Pileg 2024 lalu, mengatakan bahwa aktivitas bermain layangan digemari sejak masih remaja, sama seperti yang dilakukan oleh kebanyakan anak remaja di zamannya.

Hobinya itu ternyata belakangan sudah memiliki organisasi resmi yang saban tahun menggelar iven bergengsi. Dan kali ini, Hevie berhasil membawa pulang piala ditambah uang tunai senilai Rp 4 juta. “Hadiahnya mungkin tidak seberapa, tapi itu adalah sebuah penghargaan dari hobi yang sejak kecil saya tekuni,” tuturnya, Senin (2/6/2025).

Hevie pun berharap, kedepannya akan semakin banyak yang ikut dan ambil bagian pada kejuaran layangan aduan di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Bitung.

“Semoga kedepan layangan aduan semakin digemari dan akan ada even even besar yang akan hadir, khususnya di Kota Bitung, karena ini sangat positif bagi anak muda untuk mengurangi ketergantungan terhadap permainan game online,” tandasnya.

Diketahui, layangan aduan adalah layangan yang dirancang dan digunakan khusus untuk pertandingan. Layangan ini biasanya memiliki bentuk dan desain yang berbeda dari layangan hias atau layangan biasa, dengan fokus pada kestabilan, daya tahan, dan kemampuan untuk “memotong” senar layangan lawan.