Adapun tujuan kegiatan ini untuk memahami keadaan dan masalah-masalah yang dihadapi dalam Pembangunan pertanian di lapangan, baik oleh pihak petani-nelayan maupun oleh pejabat pemerintah, Mencapai kesepakatan bersama tentang pemecahan masalah-masalah beserta penyusunan rencana kegiatannya yang mencakup usaha tani nelayan keluargannya dan kehidupan petani-nelayan beserta keluarganya.
Melaksanakan penerapan kegiatan di lapangan sesuai kesepakatan Bersama, Meningkatkan peranan dan peranserta petani nelayan sebagai subyek Pembangunan serta Mewujudkan hubungan timbal balik yang serasi antara kontaktani-nelayan dan pemerintah dalam pelaksanaan dan pengawasan Pembangunan pertanian untuk memperbaiki perencanaan masa yang akan datang
“Diskusi berlangsung dinamis, dengan berbagai masukan dari peserta terkait kebutuhan alat pertanian modern, akses pasar, dan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan hasil dan nilai jual produk pertanian serta perikanan,” kata Montolalu.
Montolalu berharap hasil dari Mimbar Sarasehan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait, sehingga program yang telah disepakati tidak hanya menjadi wacana, tetapi dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh para petani dan nelayan di Kabupaten Minahasa Tenggara..










