BERITA ONLINE LOKAL.COM, SONDER – Pelayanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sonder kini tengah menjadi sorotan tajam dan menuai kritik pedas dari masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.
Keresahan ini mencuat ke publik usai unggahan seorang warga di grup media sosial Facebook. Foto yang diunggah menunjukkan kondisi SPBU yang nampak sepi dan tertutup rapat justru di saat jam sibuk kendaraan.
Dalam unggahan Minggu kemarin (9/3) tersebut, akun anonim mengungkapkan kekecewaannya lantaran jam operasional SPBU dinilai tidak sinkron dengan kebutuhan masyarakat di jam-jam produktif.
”Sangat disayangkan, di saat warga butuh bensin untuk kerja, SPBU malah tutup,” tulis salah satu netizen di kolom komentar yang memicu gelombang keluhan serupa dari warganet lainnya.
Diskusi hangat di media sosial tersebut mengungkap fakta bahwa warga sering mendapati SPBU Sonder tutup saat kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) sedang tinggi-tingginya.
Hal ini memicu beragam spekulasi, mulai dari ketidakteraturan manajemen hingga dugaan masalah stok yang sering kosong.
Dampak dari tidak menentunya jadwal operasional ini sangat dirasakan warga lokal. Mereka mengaku kesulitan dan terpaksa harus mencari alternatif pengisian BBM ke wilayah lain di luar Kecamatan Sonder demi menunjang mobilitas sehari-hari.
Kekecewaan warga kian memuncak karena penutupan di jam sibuk dianggap sangat menghambat aktivitas ekonomi dan transportasi warga setempat.










