Peliput :RONNI ASSA
MINUT, BERITA ONLINE LOKAL – Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat membuka Perkemahan Pemuda Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) se-Sulawesi Utara (Sulut) di Desa Pinilih, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minut, Senin (29/6/2026).
Kehadiran Wapres Gibran disambut antusias ribuan peserta perkemahan yang datang dari berbagai daerah di Sulut. Suasana penuh sukacita mewarnai pembukaan kegiatan yang menjadi ajang pembinaan iman, karakter, dan kepemimpinan bagi generasi muda GPdI.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta para tamu undangan. Rombongan Wapres disambut langsung Ketua Majelis Daerah GPdI Sulut, Pdt. Yvonne Awuy-Lantu, bersama jajaran pengurus.
Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Wakil Presiden ke Minahasa Utara. Menurutnya, kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi masyarakat dan para pemuda gereja untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
“Merupakan kebanggaan bagi Minahasa Utara dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan besar ini. Kehadiran Bapak Wakil Presiden memberikan semangat dan inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya serta menjaga persatuan,” ujar Joune Ganda.
Dalam sambutannya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi khusus terhadap berbagai capaian positif yang diraih Provinsi Sulawesi Utara. Ia menilai perkembangan daerah tersebut patut diapresiasi dan diharapkan terus dipertahankan melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.
Wapres juga mengajak GPdI untuk terus berperan dalam membentuk generasi muda yang memiliki iman yang kuat, karakter kepemimpinan yang tangguh, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan global menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Perkemahan Pemuda GPdI se-Sulut ini menjadi momentum mempererat persaudaraan antar pemuda gereja sekaligus memperkuat komitmen mereka dalam membangun karakter, nasionalisme, dan semangat pelayanan bagi gereja, daerah, serta bangsa.










