gambar

Bupati Mitra Ronald Kandoli Irup Upacara Bulanan Polres Mitra

Ratahan,BeritaOnlineLokal.com – Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra),Ronald Kandoli untuk pertama kalinya jadi Inspektur Upacara (Irup) dalam pelaksanaan Upacara Bendera Bulanan yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Mitra. Bertempat di Lapangan Apel Wicaksana Leghawa, Senin (1/9/2025) kemarin.

Kegiatan upacara bendera diikuti oleh, Wakil Bupati Fredy Tuda, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K, M.Han, Wakapolres Kompol Sammy Pandelaki, para PJU Polres Mitra, Sekertaris Daerah (Sekda) David H Lalandos, AP, MM, pada asisten, pada kepala SKPD, pada camat se-Kabupaten Mitra.

Para peserta upacara Bendera sendiri diikuti oleh, Sat Samapta Polres Mitra, Satlantas Polres Mitra, Sat Reskrim Polres Mitra, Sat Intelkam Polres Mitra, gabungan Bag dan seksi Polres Mitra, serta seluruh perwira Polres Minahasa Tenggara.

Bupati Ronald Kandoli menyampaikan, apresiasi setinggi tingginya kepada jajaran Polres Minahasa Tenggara yang selalu hadir di garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas daerah kita tercinta.

“Saya menyadari bahwa, tanpa kerja keras dan dedikasi aparat kepolisian. Pemerintah Daerah tentu tidak dapat berjalan secara optimal dalam melaksanakan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Kembali Bupati Ronald Kandoli menegaskan, pentingnya kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dengan Polres Minahasa Tenggara.

“Kita harus terus bergandengan tangan dalam menjaga stabilitas keamanan mengantisipasi potensi kerawanan sosial serta menciptakan suasana yang aman tertib dan damai ditengah masyarakat,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut dikafakan Bupati, guna menyikapi situasi bangsa kita saat ini yang sedang menghadapi berbagai dinamika di beberapa daerah di nusantara ini. Diman, telah terjadi aksi demontrasi yang berujung pada anarkis dan menimbulkan keresahan di tengah masyarkat.

“Menyikapi hal tersebut, presiden RI telah memberikan arahan yang jelas kepada jajaran Polri yaitu, agar aparat senantiasa mengambil langkah tegas terhadap setiap tindakan anarkis namun tetap dilakukan dengan pendekatan yang humanis, profesional dan berlandaskan hukum yang berlaku,” ucap Bupati.

Karena itu Bupati Ronald Kandoli menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, terlebih khusus para generasi muda dan Mahasiswa. Agar tetap bijak dalam menyikapi berbagai isu nasional yang berkembang, jangan muda mudah terpancing oleh provokasi atau ajakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.

“Apabila ada aspirasi yang ingin disampaikan lakukanlah dengan cara yang baik, tertib dan sesuai aturan hukum. Jangan sampai aksi penyampaian aspirasi berubah menjadi tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, penjarahan ataupun hal-hal yang merugikan orang banyak. Ingat lah ,, menjaga kedamaian, keamanan, serta keutuhan NKRI adalah tanggung jawab bersama,” Himbau Bupati.

Diakhir sambutan Bupati Ronald Kandoli mengajak, marilah kita jadikan Minahasa Tenggara sebagai contoh Daerah yang rukun, damai dan beradab.

“Dimana, aspirasi dapat disampaikan secara bermartabat tanpa mengorbankan keamanan dan ketertiban umum,”tutup Bupati.

Peliput : */Dirga