gambar

Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Mitra Hadiri Peringatan Hari Kartini 2025 Secara Daring

Ratahan,BeritaOnlineLokal.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra)  turut memperingati Hari Kartini Tahun 2025 yang digelar secara daring oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia bersama Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Senin (21/4/2025).

Acara yang bertema “1000 Profesi Perempuan dan Gen Z” ini diikuti langsung oleh Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli, Wakil Bupati Fredy Tuda, serta Sekretaris Daerah David Lalandos.

Turut hadir pula jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Mitra.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Kantor Bupati dan dilaksanakan secara daring sesuai dengan surat undangan dari Sekretaris Kementerian PPPA RI Nomor: B-16/D.KG/HM.01.03/04/2025 tanggal 19 April 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli menekankan pentingnya Hari Kartini sebagai momen refleksi terhadap perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia.

Menurut dia, semangat Kartini masih sangat relevan di era modern, terutama dalam mendorong kesetaraan hak perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

“Peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April bukan sekadar seremoni, tapi sebuah perenungan akan keberanian dan cita-cita luhur perempuan Indonesia untuk mendapatkan akses yang setara dalam pendidikan, pekerjaan, dan ruang sosial,” kata Kandoli.

Ia juga menambahkan bahwa tema tahun ini menjadi relevan dalam menggambarkan kontribusi nyata perempuan dari berbagai profesi, serta peran generasi muda, khususnya Gen Z, dalam pembangunan nasional.

“Melalui tema ‘1000 Profesi Perempuan dan Gen Z’, kita diingatkan bahwa perempuan dan generasi muda adalah kekuatan utama dalam mendorong pencapaian Asta Cita pembangunan,” ujar Kandoli.

Lebih jauh, Bupati juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan dan program yang berpihak pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Ia berharap peringatan Hari Kartini tahun ini dapat menjadi momentum kebangkitan peran strategis perempuan, termasuk dalam dunia profesi yang semakin beragam.

Kementerian PPPA dan Kowani sendiri memilih tema ini sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi perempuan Indonesia di berbagai lini pekerjaan, sekaligus menekankan pentingnya pelibatan generasi muda dalam memperjuangkan nilai-nilai kesetaraan gender dan pemberdayaan.

Dengan peringatan ini, Pemkab Mitra berharap dapat terus mendorong terciptanya ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan di segala sektor, serta memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk tetap berkarya dan berinovasi.

Peliput : */Dirga