gambar

Bupati Ronald Kandoli Sampaikan Program Unggulan Mitra Dalam Ibadah Di Jemaat Galilea Tombatu Dia Barat

Tombatu,BeritaOnlineLokal.com – Suasana penuh sukacita iman mewarnai ibadah Minggu (21/9/2025) di Jemaat GMIM Galilea Tombatu Dua Barat.

Ibadah ini terasa istimewa karena turut dihadiri Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli bersama Wakil Bupati Fredy Tuda.

Keduanya hadir bersama istri masing-masing, Ny. Stefa Kandoli Antou dan Ny. Sarah Kindangen, S.Th, M.Pd., serta anak-anak Bupati, Sheron dan Raffi Kandoli.

Kebersamaan itu makin lengkap dengan kehadiran anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Capt. Remly, bersama sang istri tercinta Kandoli-Kalangi.

Momentum kebersamaan di tengah jemaat memberi warna tersendiri dalam ibadah penuh khidmat tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati bersama istri dipercaya menjadi orang tua baptis bagi anak dari keluarga Natos-Koyong.

Prosesi sakramen Baptisan Kudus berjalan khusyuk, diiringi doa dan sukacita dari seluruh jemaat yang hadir.

“Bagi saya pribadi dan keluarga, ini merupakan sukacita dan kehormatan. Selain bersekutu bersama jemaat, saya juga dapat berbagi tentang perkembangan program pemerintah daerah,” ujar Ronald dalam sambutannya.

Ronald menekankan, program pembangunan yang dijalankan bersama Wakil Bupati Fredy Tuda selalu berlandaskan pada kesejahteraan masyarakat.

Ia memaparkan sejumlah prioritas utama yang tengah digarap pemerintah.

Pertama, program pengiriman tenaga kerja ke Jepang.

Menurut Ronald, beberapa peserta dari Minahasa Tenggara kini sedang menjalani pendidikan bahasa dan pelatihan keterampilan. Seluruh biaya mulai dari pelatihan, pendidikan, hingga tiket keberangkatan ditanggung penuh oleh Pemkab.

“Program ini untuk membuka lapangan kerja baru, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan kualitas SDM agar bisa bersaing secara global,” tegasnya.

Kedua, sektor pendidikan. Ronald menegaskan meski ada efisiensi anggaran, pembangunan dan renovasi sekolah tetap diprioritaskan.

Anggaran diperoleh dari pengalihan belanja kegiatan seremonial dan dinas yang dinilai tidak berdampak langsung ke masyarakat.

“Dana tersebut kami arahkan untuk hal lebih mendasar, yakni memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan anak-anak kita,” katanya.

Ketiga, perbaikan infrastruktur. Ronald menyebut pihaknya berkomitmen menuntaskan sejumlah proyek yang sempat mangkrak sejak 2023, termasuk perbaikan jalan di Ratahan dan wilayah lainnya.

“Kami tahu, infrastruktur memadai penting untuk pergerakan ekonomi dan akses masyarakat sehari-hari,” tambahnya.

Dalam penutup sambutan, Ronald menekankan bahwa keberhasilan program pembangunan bukan semata karena kerja pemerintah, melainkan berkat penyertaan Tuhan dan dukungan masyarakat.

“Akhirnya, saya mengajak seluruh jemaat GMIM Galilea Tombatu Dua Barat menjaga persatuan, saling menopang, dan mendukung program pembangunan. Mari jadikan iman kita pada Kristus sebagai landasan utama dalam melayani, baik di gereja, masyarakat, maupun pemerintahan,” tutupnya.

Ibadah yang penuh makna ini bukan hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga ruang dialog pembangunan antara pemerintah dan masyarakat.

Jemaat pun menyambut dengan hangat setiap pesan yang disampaikan, seolah memberi energi baru untuk bersama-sama membangun Minahasa Tenggara yang lebih maju dan diberkati.

Peliput : */Dirga