“Kegiatan pasar murah ini yang kita laksanakan dalam rangka menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2025. Ada tiga bahan pokok yang dijual masing-masing, beras premium, gula pasir dan minyak goreng,” ungkap Mokosolang.
Dijelaskan Mokosolang, untuk harga komoditi pasar murah yang dijual tadi masing-masing, minyak Goreng dijual dengan harga Rp 17.000 kemasan 1 kg, gula pasir Rp18.000 dan beras kemasan 5 kg dijual dengan harga Rp70.000.
Sementara itu, Kepala Dinas Franky Wowor menambahakan Selain di Plaza Ratahan, pihaknya nantinya menjadwalkan pelaksanaan Pasar Murah di sejumlah titik yang mayoritas penduduknya beragama Muslim. Biar nantinya, kebutuhan umat muslim jelang hari raya dapat terpenuhi.
“Nantinya ada fokus Pasar Murah juga di beberapa kecamatan yang mayoritas warganya umat muslim. Seperti di Kecamatan Belang dan Posumaen,” ujarnya.
“Bahkan di rentang waktu H-3 kita berencana untuk memberikan subsidi harga bagi masyarakat. Kisaran 30 persen harga jual bahan pokok disubsidi pemerintah. Misalnya beras yang dijual Rp70.000 bisa kita subsidi menjadi Rp50.000. Kita juga berencana menggandeng supplier besar yang biasanya memasok minyak goreng dan beras,” tambahnya lagi.
Dengan digelarnya Pasar Murah Ramadan ini, Franky Wowor berharap kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat dapat tersedia dengan harga terjangkau. Utamanya lagi bagi umat muslim yang nantinya merayakan hari besar keagamaan.
Lebih lagi mengimplementasikan program kerja Bupati dan Wakil Bupati Mitra Ronald Kandoli-Fredy Tuda, dalam hal penyediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau dan tentunya mudah diakses.
Turut hadir dalam kegiatan, Ketua TPID Pemkab Mitra yang juga Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Arnold Mokosolang, Direktur PUD Pasar Mitra Yowanda Lontaan dan jajaran.










