“Aksi bersih-bersih dilakukan supaya masyarakat bisa khusyuk dan lebih nyaman beribadah. Selain itu, untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat ibadah serta menjaga kerukunan antar umat beragama warga desa,” Ungkap Hukum Tua Silvia Bokingo.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para Perangkat Desa, yang telah membantu membersihkan tempat ibadah dan lingkungan sekitarnya,” ucap seorang pengurus tempat ibadah yang tak mau disebutkan namanya.
Bokingo berharap, melalui aksi ini, tidak hanya membuat lingkungan bersih, namun juga menjadi inspirasi dan memotivasi warga untuk lebih menjaga kebersihan, termasuk tempat ibadah.
“Kegiatan seperti itu sangat menginspirasi, terkait dengan kepedulian terhadap lingkungan. Ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan tempat ibadah, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi tradisi di kalangan kita,” tutur Bokingo.










