BITUNG, BERITA ONLINE LOKAL – Dua korban senjata tajam yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK), Minggu (13/4/2025) dini hari telah mendapatkan perawatan optimal.
Hal ini dipastikan langsung Wakil Walikota (Wawali) Bitung, Randito Maringka usai menjenguk kedua korban di dua rumah sakit yang berbeda. “Korban sudah mendapatkan perawatan dengan baik, sudah dilakukan tindakan operasi,” ucap Randito dalam statusnya di media sosial Facebook.
Dua korban tersebut yakni, Nurain Abdul (31), warga Kelurahan Bitung Tengah merupakan korban panah wayer yang mengalami luka serius pada bagian belakang kepala dirawat di RSUD Manembo-nembo Bitung, sementara Ovan Paparang (38), warga Kelurahan Bitung Timur kecamatan Maesa mengalami luka tusuk di bagian perut kanan menjalani perawatan intensif di RSUP. Prof. Kandou, Malalayang.
Kedua korban yang diketahui mengalami peristiwa naas pada waktu dan lokasi kejadian yang berbeda, Nurain diserang secara tiba-tiba pada pukul 03:20 WITA di seputaran pusat kota, kecamatan Maesa, sementara Ovan ditikam sekitar pukul 04:27 WITA di Kelurahan Aertembaga Satu, Kecamatan Aertembaga.
Maraknya tindak kriminal ini menggugah empati Randito Maringka untuk menjenguk dan melihat secara langsung para korban. Hal ini membuktikan sebagai bentuk kepedulian Pemkot Bitung kepada warganya.
“Soal biaya perawatan pasti Pemkot Bitung akan membantu, untuk keluarga tidak perlu khawatir. Fokus saja pemulihan dan penyembuhan saudara kita,” tutur Wawali didampingi istri tercinta Jacinta Marrybell Maringka Gumolung bersama Anggota DPRD Bitung, Raymond Oentomo dan Kepala Inspektorat Kota Bitung, Febri Yanto Sambode.
Terkait kasus tersebut, Randito mengimbau kepada masyarakat khususnya keluarga korban agar tetap tenang dan selalu mengedepankan kondusifitas. “Pelaku masih dalam pengejaran, kita percayakan semua kepada aparat kepolisian,” tukasnya.
Dirinya juga mengajak masyarakat, untuk selalu menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing sehubungan maraknya kasus penikaman seminggu terakhir ini.
“Mari kita jaga keamanan senyaman mungkin. Tentunya sebagai orangtua yang punya anak remaja agar dapat diawasi, baik perilaku maupun waktu saat anak berkegiatan,” tutup Wawali Randito.










