Breaking News
Basarnas Perpanjang Operasi Pencarian Dua Korban Banjir Bandang di Sitaro Lingga Nuarie Resmi Pimpin Kejari Minahasa Utara. peliput: RONNI ASSA MANADO,BERITA ONLINE LOKAL – Kejaksaan Negeri Minahasa Utara (Kejari Minut) kini dipimpin oleh Lingga Nuarie, jaksa berpengalaman di bidang tindak pidana khusus dan intelijen. Ia dilantik sebagai Kepala Kejari Minut di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 sejak Desember 2025, Senin (12/1/2026). Lingga Nuarie menggantikan I Gede Widhartama, Kepala Kejari Minut sebelumnya yang kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir. Pergantian pimpinan ini merupakan bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Sebelumnya, Lingga Nuarie bertugas sebagai Koordinator di Kejati Jawa Tengah. Dalam jabatan tersebut, ia dikenal aktif mendorong penguatan sistem penanganan perkara, khususnya tindak pidana korupsi yang membutuhkan koordinasi lintas bidang. Pada Agustus 2025, Lingga Nuarie mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan mempresentasikan aksi perubahan bertajuk “Penguatan Sinergitas Penanganan Laporan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Melalui Penyusunan SOP Terpadu”. Terpilih kembali sebagai Ketua DPC PIKI Minahasa Tenggara, Novie Legi Mendukung Pemerintah Daerah Untuk Pengadaan Wilayah Pertambangan Rakyat Mulai 2026 Tidak Ada Honorer, Ini Penjelasan Lengkap UU ASN 2023 Isu Rolling Mulai Berhembus, ASN Bitung Harap-harap Cemas !!
Iklan Pemkab Sangihe

Penuhi Janji, Bupati Wabub RK FT Buka Pendaftaran Pekerja Ke Jepang 

Ratahan,BeritaOnlineLokal.com – Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati (Wabup) Fredy Tuda memenuhi Janji saat kampanye pada Pilkada 2024. Dimana Telah dimulainya Program Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Ke Jepang secara Gratis untuk warga Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Hal tersebut menjadi Kabar gembira bagi masyarakat Mitra karena Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Mitra resmi memulai program unggulan pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW).

Bupati Ronald Kandoli Ketika dicegat Awak media menyampaikan bahwa program CPMI merupakan wujud kami untuk buka lapangan pekerjaan. “Program ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menyiapkan lapangan pekerjaan secara
luas bagi masyarakat Mitra. Melalui skema SSW ke Jepang, kita dorong generasi muda untuk memiliki akses kerja internasional, keterampilan yang mumpuni, dan penghasilan
yang lebih baik demi kesejahteraan keluarga dan daerah.” ujar Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mitra Jeiny Pandelaki yang didampingi Kepala Bidang Tenaga Kerja Altin Sualang mengatakan bahwa Program
yang digagas oleh Bupati Ronald Kandoli bersama Wakil Bupati Fredy Tuda ini menjadi angin segar bagi masyarakat. “Terutama mereka yang berasal dari keluarga miskin ekstrem, karena
seluruh prosesnya 100% GRATIS.
Program ini merupakan langkah strategis Pemerintah Daerah dalam menciptakan lapangan
pekerjaan yang luas dan layak bagi masyarakat, serta mendorong generasi muda untuk menembus pasar kerja internasional,” ungkapnya Senin 10/4/25.

Diketahui saat ini, kegiatan telah memasuki tahap sosialisasi, yang akan berlangsung hingga Jumat, 18
April 2025. Masyarakat diajak untuk terlibat aktif membagikan informasi ini agar lebih banyak orang yang memahami prosedur, manfaat, dan peluang besar dari program ini.

Selanjutnya, pendaftaran resmi akan dibuka pada tanggal 21–24 April 2025, secara online melalui google form yang bisa diakses dari barcode, atau bisa langsung mendatangi
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mitra, yang beralamat di
Kompleks Perkantoran SKPD Blok B, Kelurahan Wawali Pasan, Kecamatan Ratahan, pada jam kerja. Program ini terbuka untuk seluruh warga Mitra yang memenuhi syarat.

Kadis Jeiny menegaskan Pentingnya kesesuaian peserta dengan kriteria yang telah ditentukan. “Kami menekankan bahwa calon peserta harus benar-benar siap secara fisik, mental, dan memiliki motivasi tinggi. Program ini bukan hanya kesempatan bekerja, tetapi juga proses
pembentukan karakter dan kedisiplinan. Maka dari itu, kami mengajak mereka yang memenuhi syarat untuk serius mengikuti seluruh tahapan,” tegas Kadis.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut:
 Usia 18–29 tahun
 Pendidikan minimal SMA/SMK
 Sehat jasmani dan rohani
 Tidak buta warna
 Tidak bertato dan tidak bertindik (bagi laki-laki)
 Memiliki mental tangguh dan etos kerja tinggi
 Mendapat izin dari orang tua
 Siap mengikuti pelatihan secara tekun dan bersungguh-sungguh
 Mengisi formulir pendaftaran melalui google form
Seluruh peserta akan mengikuti seleksi awal, berupa tes kesehatan, psikotes, dan wawancara,
sebelum memasuki kelas pelatihan intensif yang akan diselenggarakan di Ratahan.
Pemerintah menegaskan bahwa program ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Ini
adalah bentuk keberpihakan nyata pemerintah daerah terhadap masyarakat kecil, dan komitmen
untuk mencetak tenaga kerja berkualitas yang mampu bersaing secara global.
Untuk informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi kontak resmi Dinas Tenaga Kerja
dan Transmigrasi:
 ? Elsje: 0822 1706 1308
 ? Vero: 0823 1734 7767
 ? Altin: 0852 4009 1118
Kini saatnya generasi muda Mitra bangkit dan memanfaatkan peluang emas ini.
Kerja ke Jepang bukan lagi impian, tapi kenyataan yang bisa dimulai dari sekarang — GRATIS
dan didukung penuh oleh pemerintah daerah.

 

 

 

Peliput : */Firga