BITUNG, BERITA ONLINE LOKAL – Bukti komitmen kepedulian terhadap masyarakat, Anggota DPRD Kota Bitung, Aldo Nova Ratungalo (ANR) kembali turun langsung menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses.
Menariknya, tak tanggung-tanggung sang politisi senior dari Partai PDI-P ini dengan penuh semangat menyambangi beberapa titik untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat di kecamatan Madidir, Selasa (4/8/2026).
Berbagai persoalan mengemuka, mulai dari sektor pendidikan, rumah ibadah, lingkungan dan infrastruktur.
Titik pertama reses dilaksanakan di kelompok belajar “Febby & Friends” dan PAUD “Happy Friends” di kelurahan Madidir Weru, kecamatan Madidir. Dimana, dalam pertemuan tersebut, para pengajar dan orangtua peserta didik menyampaikan beberapa usulan kepada Aldo Rangutalo.
“Utamanya kami butuh pendampingan dalam pengurusan ijin dan tempat, selain itu disini kekurangan alat dan media belajar, kurangnya ruang belajar sementara peserta didik meningkat, keadaan toilet yang mungkin bisa di rehab, serta pengadaan tempat sampah,” tukas perwakilan, Made.
Menanggapi hal tersebut, Aldo menuturkan bahwa sebagai wakil rakyat adalah mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini saya catat dan akan saya perjuangkan sesuai kewenangan dari DPRD Kota Bitung. Yang menjadi kewenangan pemerintah kota akan kami dorong, sedangkan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat akan kami koordinasikan agar bisa mendapat solusi,” tuturnya.
Beranjak dari titik awal, Aldo yang dikenal sosok smart dan low profile, langsung menuju ke titik kedua di Kantor Kelurahan Madidir Unet, kecamatan Madidir.
Pada kesempatan tersebut, sejumlah keluhan mengemuka dalam pertemuan tersebut, baik kondisi kantor kelurahan hingga sektor lingkungan jadi topik utama.
“Sejumlah keluhan ditampung untuk saya perjuangkan, yakni kondisi gedung, inventarisnya seperti meja, komputer, printer, pengeras suara (toa), penanganan drainase, polusi udara dan bahkan suara bising dari perusahaan (PT. Agro Makmur Raya) hingga puntung rokok yang banyak berserakan di area ibadah,” beber Aldo kepada awak media.
Dirinya menegaskan, seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Reses bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum bagi kami untuk memastikan suara masyarakat benar-benar sampai kepada pemerintah. Aspirasi yang menyangkut pendidikan, infrastruktur, rumah ibadah dan lingkungan listrik akan kami kawal agar mendapat tindak lanjut yang nyata,” pungkasnya.
Aldo juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi sehingga dapat diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dimiliki DPRD Kota Bitung.










