BITUNG, BERITA ONLINE LOKAL – Maraknya kasus penganiayaan dengan senjata tajam di kota Bitung akhir-akhir ini, menjadi sorotan semua pihak, tak terkecuali para legislator Bitung.
Pasalnya, dalam hitungan hari di bulan yang sama, berbagai kasus sajam terjadi bahkan menyebabkan kematian. Anehnya, para pelaku mayoritas anak dibawah umur.
“Ini perlu disikapi dengan serius oleh berbagai elemen. Sejumlah kejadian pasti membuat masyarakat resah,” ucap Anggota DPRD Kota Bitung, Imran Lakodi, S.Sos saat ditemui awak media, Senin (14/4/2025).
Menurutnya, berbagai kejadian aksi kriminal juga sangat mempengaruhi perputaran ekonomi di Kota Bitung, khususnya UMKM. “Seperti terlihat di seputaran pusat kota Bitung, sangat sepi. Para pedagang pun sangat merasakan akan dampak ini, pendapatan mereka sangat menurun. Karena masyarakat trauma (takut) ke luar rumah,” ujar Politisi Partai Amanat Nasional (PAN).
Imran pun mendesak agar para stakeholder segera melakukan langkah cepat. “Tentunya eksekutif, legislatif, forkopimda bahkan tokoh agama dan tokoh masyarakat harus duduk bersama, bagaimana mencari solusi dalam mengatasinya. Kami komisi I juga sudah melakukan koordinasi dan membahas hal ini dalam rapat internal komisi,” tegasnya.
Selain itu, Imran juga menambahkan bahwa perlu adanya peran aktif dari orangtua agar memantau anak di setiap pergaulan dan lingkungan pertemanannya. “Tentunya sebagai orangtua yang punya anak remaja agar dapat mengawasi, baik perilaku maupun waktu anak berkegiatan,” tutupnya.










