Ratahan,BeritaOnlineLokal.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini terlihat dari langkah Bupati Ronald Kandoli yang diwakili oleh Wakil Bupati Fredy Tuda yang secara resmi membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Keluarga Harapan (PKH) sekaligus menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Silian Raya dan Touluaan, Selasa (16/9/2025).
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial dr. Helny Ratuliu,Camat Silian Raya Natalia Tangel serta pihak Bank Mandiri yang menjadi mitra penyaluran bantuan.
Dimana untuk KKS sendiri berfungsi layaknya kartu ATM yang terhubung langsung dengan rekening penerima.
Dengan kartu ini, masyarakat bisa lebih mudah mengakses bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah.
Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah penerima KKS di Kabupaten Minahasa Tenggara mencapai 1.412 KPM.
Sementara itu, penerima bantuan sosial PKH di wilayah Minahasa Tenggara tercatat sebanyak 3.923 KPM, dan khusus Kecamatan Belang terdapat 1.081 KPM.
“Dengan penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ini, saya berharap masyarakat kurang mampu dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih baik. Gunakanlah bantuan ini sebijak mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ucap Wakil Bupati Fredy Tuda dalam sambutannya.
Tuda menegaskan, Pemkab Mitra akan terus berupaya memastikan program bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.
Menurutnya, keberadaan PKH dan KKS diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan PKH agar program ini berjalan efektif dan efisien. Kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tapi juga memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Penyerahan KKS ini mendapat respons positif dari masyarakat penerima.
Banyak warga yang mengaku terbantu karena dana bantuan bisa digunakan untuk kebutuhan harian, mulai dari membeli beras hingga biaya sekolah anak.
Salah satu warga Silian,mengaku sangat bersyukur mendapatkan KKS.
“Dengan kartu ini, saya bisa beli kebutuhan pokok tanpa harus berutang. Sangat membantu keluarga kami,” ujarnya.
Kegiatan monitoring dan evaluasi PKH ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga momentum penting bagi Pemkab Mitra untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pihak perbankan, dan lembaga terkait lainnya.
Wakil Bupati Fredy Tuda menegaskan, program-program bantuan sosial akan terus diperkuat agar semakin banyak keluarga kurang mampu yang bisa merasakan manfaatnya.
“Tujuan akhirnya jelas, meningkatkan kualitas hidup masyarakat Minahasa Tenggara agar lebih sejahtera dan mandiri,” pungkasnya.










