Peliput: RONNI ASSA
BERITA ONLINE LOKAL, MINUT – Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM menetapkan belasan program pelayanan rutin sepanjang tahun 2026. Program-program tersebut mencakup berbagai kegiatan pembinaan iman, penguatan karakter, serta pemberdayaan sosial yang dilaksanakan di sejumlah wilayah pelayanan.
Penjabaran program Pelayanan P/KB Sinode GMIM Tahun 2026 untuk Rayon Minut dan Rayon Bitung disampaikan dalam Ibadah Awal Tahun yang digelar di Jemaat GMIM Karmel Paslaten, Wilayah Likupang III, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sabtu (31/1/2026).
Ibadah awal tahun dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Karmel Paslaten sekaligus Ketua BPMW Likupang III, Pdt Anita Pontonuwu, M.Th.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Minahasa Utara Penatua Joune Ganda, yang menyampaikan sambutan mewakili pemerintah daerah. Dalam sambutannya, Bupati Joune menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minut memandang pelayanan gereja, khususnya P/KB GMIM, memiliki peran strategis dalam membangun kualitas iman, karakter, serta ketahanan sosial masyarakat.
“Ibadah awal tahun bukan sekadar tradisi rohani, tetapi menjadi momentum refleksi dan pembaruan komitmen iman untuk menata langkah pelayanan sepanjang tahun 2026,” ujar Joune Ganda.
Ia juga menekankan bahwa P/KB GMIM memiliki posisi penting sebagai pilar keluarga, gereja, dan masyarakat. Pria Kaum Bapa diharapkan mampu menjalankan peran sebagai imam, pemimpin, dan teladan di tengah keluarga, sekaligus menjadi agen perdamaian dan mitra pembangunan.
Menurut Joune Ganda, pelayanan P/KB GMIM tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus menyentuh pembentukan karakter, penguatan spiritualitas, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi jemaat.
“Pelayanan P/KB GMIM harus berdampak nyata bagi kehidupan jemaat dan masyarakat luas,” tegasnya. (**)










