MINUT, BERITA ONLINE LOKAL – Di tengah dominasi Bali sebagai ikon pariwisata nasional, nama Likupang di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, kini semakin mencuri perhatian.
Pemerintah pusat bahkan menjadikan kawasan ini sebagai salah satu ujung tombak pemerataan investasi pariwisata nasional di luar Pulau Dewata.
Komitmen tersebut ditegaskan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang terus mendorong investor untuk melirik berbagai destinasi potensial di Indonesia.
Di antara 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) yang ditetapkan pemerintah, Likupang menjadi salah satu kawasan yang menunjukkan perkembangan paling menjanjikan.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa masa depan pariwisata Indonesia tidak hanya bertumpu pada Bali. Menurutnya, banyak daerah lain yang memiliki daya tarik luar biasa dan layak menjadi tujuan investasi berskala global.
Bagi Sulawesi Utara, peluang tersebut kini terwujud melalui Likupang. Kawasan yang masuk dalam lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) nasional itu perlahan menjelma menjadi magnet baru investasi sektor pariwisata.
Perkembangan tersebut terlihat dari hadirnya sejumlah investor dan operator wisata internasional di kawasan pesisir Minahasa Utara. Kehadiran resort premium Club Med serta pengembangan fasilitas akomodasi berstandar internasional menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap masa depan Likupang.
Daya tarik Likupang memang sulit dipungkiri. Hamparan pantai berpasir putih, kekayaan wisata bawah laut, keindahan Laut Maluku, hingga panorama Gunung Klabat menjadikan kawasan ini memiliki karakter yang berbeda dengan destinasi lain di Indonesia.
Keunggulan tersebut membuat Likupang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata premium yang menawarkan pengalaman alam autentik dan berkelanjutan, sejalan dengan tren wisata global saat ini.
Masuknya investasi berskala internasional juga menjadi bukti bahwa destinasi di luar Bali mampu bersaing dalam menarik perhatian pasar dunia. Bahkan, Likupang kini mulai dipandang sebagai salah satu kawasan dengan prospek investasi pariwisata paling menjanjikan di Indonesia Timur.
Keberhasilan pengembangan kawasan ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung yang terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, serta penguatan ekosistem pariwisata daerah.
Dengan dukungan kebijakan pemerintah dan semakin derasnya arus investasi yang masuk, Likupang kini tidak lagi sekadar menjadi destinasi unggulan Sulawesi Utara. Kawasan ini telah bertransformasi menjadi simbol kebangkitan pariwisata Indonesia Timur sekaligus wajah baru pariwisata nasional yang siap bersaing di tingkat dunia.(INNOR)










