gambar

Apel Perdana Tahun Baru, Ronald Kandoli Tekankan Inovasi dan Disiplin Hadapi Tantangan 2026

Ratahan, BeritaOnlineLokal.com — Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli, memimpin apel perdana Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Kantor DPRD Mitra, Senin (5/1/2026).
Apel ini menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan arah kerja aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Dalam pidatonya, Ronald Kandoli menyampaikan ucapan Selamat Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh jajaran Pemkab Minahasa Tenggara.

Ia berharap semangat baru di awal tahun dapat menjadi kekuatan untuk terus berdiri, melayani, dan mengabdi kepada masyarakat.

Bupati Kandoli menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kinerja seluruh perangkat daerah sepanjang tahun 2025.

Menurutnya, berbagai program dan prestasi telah berhasil dicapai.

Namun demikian, ia menegaskan dinamika dan tuntutan masyarakat mengharuskan pemerintah daerah untuk terus berinovasi, melakukan perubahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Selain pelayanan, kita juga dituntut meningkatkan kinerja administrasi pemerintahan yang menjadi tanggung jawab kita kepada kementerian dan lembaga, sesuai aturan, target, dan harapan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Memasuki 2026, Kandoli mengingatkan tantangan yang dihadapi akan semakin berat.

Salah satu perhatian utama adalah pengurangan signifikan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi ini dinilai akan berdampak langsung pada kemampuan daerah dalam mencapai target kinerja.

“Kita membutuhkan inovasi, kecerdikan, dan kecerdasan untuk mampu menyiasati keterbatasan anggaran, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain persoalan fiskal, ia juga menyoroti kondisi sosial ekonomi masyarakat yang perlu diantisipasi secara serius.

Situasi geopolitik global serta berbagai bencana nasional yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dinilai turut memengaruhi dinamika perekonomian nasional dan keuangan pemerintah pusat.

Dalam konteks tersebut, Kandoli menekankan pentingnya kebersamaan dan soliditas seluruh jajaran Pemkab Mitra sebagai satu keluarga besar pemerintahan.

Ia menuntut peningkatan kemampuan, kreativitas, inovasi, dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Sebagai langkah strategis menghadapi pengurangan dana transfer, Pemkab Mitra juga akan fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kandoli mendorong OPD terkait untuk berkolaborasi, menggali potensi, dan menangkap peluang-peluang baru yang dapat meningkatkan PAD.

“Dengan kerja sama dan kolaborasi yang kuat, kita optimistis Minahasa Tenggara mampu menghadapi tantangan tahun 2026 dan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya.

Bupati Ronald Kandoli juga memaparkan sejumlah keberhasilan signifikan sepanjang tahun 2025, di antaranya
Renovasi dan pembangunan kurang lebih 137 sekolah serta penyelesaian berbagai proyek yang sebelumnya mangkrak, Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di Mitra berhasil turun sebesar 1,4%, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami kenaikan 0,6%.
• Ketenagakerjaan: Suksesnya program pengiriman tenaga kerja lokal ke Jepang.
• Prestasi Nasional: Raihan Terbaik 1 Paritrana Award, penghargaan sebagai Percontohan Kabupaten Anti Korupsi, serta capaian tertinggi Universal Coverage Jamsostek (UCJ).
“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras di tahun 2025. Meski banyak prestasi, kita harus tetap mengevaluasi kekurangan yang ada untuk diperbaiki tahun ini,” ujar Bupati
Prioritas 2026: Pembangunan RSUD Tipe C.
Menatap tahun 2026, Bupati menegaskan fokus pada peningkatan kualitas layanan dasar. Salah satu program strategis yang diumumkan adalah pembangunan RSUD Tipe C. Langkah ini diambil untuk meningkatkan akses kesehatan masyarakat sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati juga menginstruksikan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkuat koordinasi lintas sektor guna mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan bebas pungli.
Penekanan Disiplin dan Integritas
Apel perdana ini juga dijadikan momentum untuk menata kembali mental dan disiplin ASN. Bupati mengingatkan pentingnya kehadiran tepat waktu, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas negara.
“ASN harus bekerja dengan motivasi, komitmen, dan inovasi baru. Mari kita jaga suasana kerja yang kondusif dan harmonis agar seluruh pembangunan tahun 2026 berjalan lancar dan bermanfaat nyata bagi rakyat Minahasa Tenggara,” tegasnya.
Apel perdana ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Fredy Tuda, Sekretaris Daerah David H. Lalandos, AP, MM, para Asisten, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator, serta seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Mitra.

Peliput : Dirga