BERITA ONLINE LOKAL, MINUT– Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) resmi memasuki fase krusial dalam penilaian laporan keuangan daerah. Melalui entry meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara, proses pemeriksaan lanjutan kini mulai digulirkan.
Bupati Minut, Joune Ganda, menegaskan bahwa tahapan ini bukan sekadar formalitas, melainkan penentu arah opini BPK terhadap kinerja keuangan daerah.
“Setelah laporan kami serahkan, BPK akan melakukan pemeriksaan lebih detail selama kurang lebih 30 hari,” ujar Joune Ganda usai kegiatan di Kantor Bupati Minut, Selasa (7/4/2026).
Sejak 6 April, tim dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia telah mulai bekerja melakukan verifikasi mendalam. Pemeriksaan ini mencakup pencocokan data, validasi dokumen, hingga pengecekan langsung ke perangkat daerah.
Joune Ganda pun langsung mengambil langkah tegas. Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk kooperatif dan responsif selama proses audit berlangsung.
“Ini momentum penting. Semua perangkat daerah harus siap memberikan data yang dibutuhkan secara cepat dan akurat,” tegasnya.
Lebih dari sekadar prosedur, entry meeting menjadi pintu awal dalam memastikan laporan keuangan yang disusun benar-benar akuntabel dan transparan. Di tahap inilah penyesuaian dan koreksi awal dilakukan sebelum BPK mengeluarkan opini resminya.
Targetnya jelas, akhir Mei 2026, Pemkab Minut berharap bisa mengantongi opini terbaik dari BPK.
“Harapan kami, hasil pemeriksaan ini memberikan gambaran objektif terhadap kinerja keuangan daerah,” tandas Joune Ganda. (*/INNOR)










