Minut  

Joune Ganda Dipercayakan Nakhodai PIKI Minahasa Utara

BERITA ONLINE LOKAL, MINUT — Babak baru organisasi Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) resmi dimulai.

 

Setelah sempat vakum, struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kini kembali diaktifkan, menandai momentum kebangkitan peran intelektual Kristen di daerah tersebut. Langkah strategis ini diperkuat melalui Surat Keputusan (SK) dari DPP PIKI yang diserahkan pada Selasa (14/4/2026).

 

Dalam momen tersebut, Bupati Minut Joune Ganda dipercaya sebagai Penjabat Ketua DPC PIKI Minahasa Utara. Penunjukan ini dilakukan langsung oleh Ketua DPD PIKI Sulawesi Utara, Maurits Mantiri.

 

Penugasan Joune Ganda bukan sekadar formalitas. Ia langsung dihadapkan pada misi penting: menyiapkan Konferensi Cabang (Konfercab) sebagai fondasi konsolidasi organisasi. Agenda ini dijadwalkan berlangsung antara Mei hingga Juni 2026, dengan target seluruh kesiapan administrasi dan teknis rampung sebelum akhir April.

 

Maurits Mantiri menegaskan, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menghidupkan kembali ruh organisasi, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

“PIKI harus hadir sebagai wadah pemikiran yang memberi arah dan dampak. Kami percaya kepemimpinan ini mampu menjawab tantangan itu,” ujarnya.

 

Menanggapi amanah tersebut, Joune Ganda menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat dan terukur. Ia memastikan koordinasi intens dengan DPP akan dilakukan guna menjamin s eluruh tahapan berjalan sesuai aturan.

 

“Ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar. Kami akan memastikan setiap proses menuju konferensi berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai regulasi,” tegasnya.

 

Reaktivasi PIKI Minahasa Utara pun diharapkan tidak berhenti pada seremoni organisasi. Lebih dari itu, momentum ini diyakini dapat melahirkan gagasan-gagasan segar dari kalangan intelektual Kristen untuk mendukung pembangunan daerah, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta membangun sinergi antara gereja, masyarakat, dan pemerintah. (*/INNOR)