Terbongkar.!! Dugaan Aliran Dana “Operasional Media SAENAL” Untuk Bungkam Kasus PETI Nuntab, Satu Bukti Transfer Rp5 Juta Viral di Medso Skandal dugaan suap massal untuk membungkam pemberitaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Nuntab, Kecamatan Dumoga, Bolaang Mongondow, mulai terbongkar.
Hal itu terungkap setelah beredarnya bukti transfer bank senilai *Rp5.000.000 (Lima Juta Rupiah)* dengan keterangan mencurigakan *”operasional media SAENAL”* yang dikirim ke salah satu warga kritis yang selama ini gencar membuat status di Facebook menghantam aktivitas PETI Nuntab.
Bukti transfer tersebut justru dipamerkan sendiri oleh akun Facebook bernama *FIKY BULOW* pada tanggal 17 Oktober 2026. Dalam postingannya, Fiky Bulow memajang screenshot bukti transfer dari rekening 026-3*-*80 ke rekening BCA 875-534-1785 dengan caption bernada mengejek dan merendahkan:“ni dang Nt pe mau, cuman sampe di 5 Jt katu itu Idealis 😁”
Postingan tersebut sontak menuai kecaman dari kalangan aktivis dan jurnalis. Pasalnya, kata “operasional media” yang tertulis dalam berita transfer tersebut mengindikasikan bahwa aliran dana tersebut diduga tidak hanya untuk satu orang, melainkan untuk banyak media.
Diduga Ada Daftar Media Yang Dibiayai
Kalau keterangannya ‘operasional media SAENAL’, berarti ini bukan personal. Ini mengindikasikan ada operasi sistematis untuk membiayai operasional banyak media agar diam soal PETI Nuntab. Pertanyaannya, media mana saja yang sudah dapat?” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.
Warga yang menjadi korban transfer misterius tersebut, Parindo Potabuga, mengaku tidak pernah meminta, tidak pernah membuat kesepakatan, dan tidak pernah mengenal sosok bernama SAENAL.
“Saya kaget tiba-tiba ditransfer Rp5 Juta. Saya tidak pernah minta uang operasional media. Status-status saya di Facebook yang mengkritik PETI Nuntab itu murni kepedulian pribadi sebagai warga, bukan untuk diperjualbelikan. Ini jelas upaya framing dan pembunuhan karakter agar saya dianggap bisa dibeli Rp5 Juta,” tegas Parindo.
Ia menilai, aksi pamer bukti transfer oleh akun Fiky Bulow adalah bentuk intimidasi dan pencemaran nama baik.
“Mereka transfer diam-diam, lalu mereka pamer sendiri di Facebook untuk mempermalukan saya. Ini intimidasi agar saya berhenti mengkritik PETI Nuntab,” tambahnya.
Lapor Polisi, Minta Rekening SAENAL Diusut
Atas kejadian tersebut, Parindo Potabuga akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Dalam laporannya, ia meminta agar pihak kepolisian tidak hanya memeriksa terlapor Fiky Bulow, tetapi juga mengusut tuntas pemilik rekening atas nama SAENAL dan aliran dananya.
Ia meminta penyidik untuk menelusuri, kemana saja aliran dana “operasional media SAENAL tersebut selama ini. Diduga ada banyak media di wilayah Bolmong Raya yang juga menerima aliran dana serupa untuk membungkam kasus PETI Nuntab.
Kasus ini kini menjadi perhatian serius. Jika terbukti ada aliran dana sistematis untuk membungkam kritik warga terhadap PETI, maka ini bukan lagi sekadar pencemaran nama baik, melainkan skandal perusakan kemerdekaan berpendapat dan upaya penghalang-halangan informasi publik tentang kerusakan lingkungan akibat PETI Nuntab.
Hingga berita ini diterbitkan, akun Facebook Fiky Bulow dan pemilik rekening atas nama SAENAL belum memberikan klarifikasi. Redaksi masih berupaya menghubungi mereka.










