BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai menyalurkan bantuan hewan kurban kepada sejumlah masjid di wilayah setempat. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, di Masjid AT-Taqwa Kendahe II, Kecamatan Kendahe, Senin (25/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan satu ekor sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diperuntukkan bagi jamaah Masjid AT-Taqwa Kendahe II. Selain bantuan dari Presiden, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga menyalurkan hewan kurban ke dua masjid lainnya di wilayah Sangihe.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sangihe, Ronny Pasiale, menjelaskan bahwa Masjid AT-Taqwa Kendahe II dipilih sebagai penerima bantuan Presiden tahun ini karena memiliki jumlah jamaah yang cukup besar.
Selain itu, Pemkab Sangihe juga menyerahkan dua ekor hewan kurban kepada Masjid Al-Fajar Daripa Marange Timbelang di Kecamatan Tabukan Tengah dan Masjid Al-Iman Gihang Bahu sebagai bagian dari program bantuan sosial keagamaan menjelang Idul Adha.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kepulauan Sangihe, khususnya yang berada di wilayah perbatasan.
Menurutnya, bantuan kemasyarakatan berupa hewan kurban tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat di daerah terluar Indonesia.
“Pemerintah dan masyarakat Kepulauan Sangihe menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat kami,” ujar Thungari.
Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya bantuan hewan kurban Presiden disalurkan ke Masjid Al-Jihad Kampung Petta, Kecamatan Tabukan Utara. Sementara pada tahun ini, bantuan tersebut dipercayakan kepada Masjid AT-Taqwa Kendahe II.
Bupati juga mengingatkan bahwa Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan solidaritas antarwarga.
“Bantuan ini bukan sekadar hewan kurban, tetapi simbol persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ia berharap proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dapat berjalan lancar dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Thungari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan serta mendukung pembangunan daerah melalui semangat Program Sapta Membara.
“Pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat,” pungkasnya.










