Ratahan,BeritaOnlineLokal.com – Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kabupaten Minahasa Tenggara, Senin (17/8/2026).
Upacara yang berlangsung di Lapangan Ompi, Ratahan, tersebut berjalan khidmat dan penuh nuansa kebangsaan.
Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI itu menjadi ruang bagi pemerintah daerah bersama masyarakat untuk kembali menguatkan semangat persatuan dan nasionalisme.
Kehadirannya bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menandai pentingnya momentum kemerdekaan sebagai bagian dari refleksi perjalanan bangsa sekaligus tanggung jawab untuk melanjutkan pembangunan daerah.
Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa Tenggara Stefa Kandoli Antou, Wakil Bupati Fredy Tuda, serta Wakil Ketua TP PKK Sandra Tuda Kindangen, S.Th., M.Pd.
Jajaran Forkopimda Minahasa Tenggara juga hadir dalam upacara tersebut. Mereka di antaranya Ketua DPRD Mitra Chris Rumansi, S.P., M.Si., Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., Kepala Kejaksaan Negeri Amurang Albertus Roni Santoso, S.H., M.H., serta Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf. Bonaventura Ageng Santoso.
Sekretaris Daerah Minahasa Tenggara David H. Lalandos, A.P., M.M., turut menghadiri upacara bersama Ketua DWP Mitra Lingkan Lalandos Mumekh, S.E., M.M. Sejumlah anggota DPRD, staf ahli bupati, para asisten, pejabat pimpinan tinggi pratama, hingga pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara juga tampak dalam barisan undangan.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan lembaga turut memperkuat suasana kebersamaan.
Sejumlah penyelenggara dan lembaga negara seperti KPU dan Bawaslu Mitra, BPJS Kesehatan, BPS, serta Kementerian Agama turut hadir.
Perwakilan perbankan, PJU Polres Mitra, Camat Ratahan, para lurah dan hukum tua, Direktur PUD Pasar dan PDAM Mitra, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), tokoh agama, serta tokoh masyarakat juga mengikuti rangkaian upacara.
Sementara itu, peserta upacara berasal dari berbagai unsur. Barisan TNI dan Polri bergabung dengan aparatur sipil negara Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara serta pelajar dari jenjang SD, SMP, dan SMA di wilayah Kecamatan Ratahan.
Keberagaman peserta tersebut menggambarkan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diperoleh bangsa Indonesia melalui perjuangan panjang harus diisi dengan kerja nyata, persatuan, dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.
Lapangan Ompi Ratahan pun menjadi saksi berkumpulnya berbagai elemen masyarakat dalam satu semangat yang sama.
Dari unsur pemerintahan, aparat keamanan, veteran, pelajar hingga tokoh masyarakat, seluruhnya hadir memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Minahasa Tenggara sekaligus memperlihatkan kuatnya semangat kebangsaan di daerah tersebut.
Kemerdekaan dipandang bukan hanya sebagai warisan perjuangan para pendahulu, tetapi juga amanah yang harus dijaga dan diteruskan oleh generasi saat ini.
Dengan semangat persatuan yang tercermin dalam upacara tersebut, masyarakat Minahasa Tenggara diharapkan terus menjaga kebersamaan serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan bangsa menuju masa depan yang lebih baik.










