gambar

Disorot Warga, Dinas PUTR Bitung Beber Penyebab dan Penanganan Jalan Rusak di Leony dan Samping Gedung Kesenian

BITUNG, BERITA ONLINE LOKAL – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Bitung akhirnya buka suara menanggapi keluhan warga terkait jalan rusak di sejumlah titik wilayah Kota Bitung yang tak kunjung diperbaiki, khususnya jalur Leony (Girian Bawah) dan jalan menuju pekuburan Girian tepatnya disamping Gedung Kesenian.

Kepala Dinas PUTR Kota Bitung, Rizal Sompotan melalui Kepala Bidang Bina Marga, Haslinda Dumbela mengatakan bahwa, untuk jalan Leony (Girian Bawah) saluran outlet sudah tidak lagi berfungsi.

“Ketika platducker jalan sudah diperbaiki tapi tidak ada pembenahan saluran outlet, platducker jalan tidak akan bertahan lama. dan ini berlaku pada titik jalan rusak yang diawali atau diakibatkan oleh rusaknya drainase (saluran),” ucapnya saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp.

Begitupun jalan disamping gedung kesenian (menuju pekuburan girian), lanjut Haslinda, juga disebabkan karena tidak ada drainase/saluran.

“Solusinya harus dibuatkan sumur resapan, untuk itu butuh lokasi/lahan untuk pembuatan sumur resepan tersebut,” ucapnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa atas perintah Kepala Dinas, pihaknya sudah beberapa kali mensurvey dan melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat terkait lahan tersebut.

“Ini masih menunggu jawaban dari pemilik lahan. Intinya, akan ada pekerjaan efektif tapi kena efisiensi anggaran, jadi rencananya akan ditangani dengan pekerjaan rutin,” tutup Haslinda.

Sementara itu, dengan adanya kepemimpinan baru di Kota Bitung, warga berharap aspirasi mereka mendapat perhatian dan segera terealisasi dalam bentuk tindakan nyata.

Harapan masyarakat Kota Bitung tentu besar, mulai dari peningkatan layanan publik, peningkatan kesejahteraan, hingga pembangunan infrastruktur yang merata.

“Kami berharap dengan kepemimpinan baru, peningkatan jalan dan drainase ini bisa segera direalisasikan. Kondisinya semakin hari semakin parah dan sangat berpengaruh terhadap aktivitas warga,” singkat salah satu warga Girian Bawah, Suprin Djuali.