BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, terus mematangkan persiapan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di tiga wilayah, yakni Palahanaeng, Kecamatan Tabukan Tengah; Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna; dan Naha I, Kecamatan Tabukan Utara.
Persiapan tersebut dibahas dalam pertemuan Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dengan Wakil Sah PPK (WSP) yang mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Mu’ammar Ayatullah Alkasyani, serta perwakilan pihak pelaksana, Selasa (29/9/26). Dalam kesempatan itu, tim yang terdiri dari Pemkab Sangihe, WSP KKP RI, dan pelaksana juga meninjau lokasi pembangunan fasilitas KNMP di Palahanaeng, Kecamatan Tabukan Tengah.
Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi pembangunan KNMP. Berdasarkan data pekerjaan, pembangunan KNMP dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 melalui DIPA Sekretariat Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dengan nomor SP DIPA-032-03.I.238720/2026.
Dua paket pekerjaan konstruksi disiapkan. Paket pertama memiliki nomor kontrak B.25892.9/DJPT.6/PI.420/PPK/IX/2026, tertanggal 14 September 2026, dengan pelaksana CV Andreas Papua, nilai kontrak Rp10.950.131.000, dan waktu pelaksanaan 105 hari kalender. Paket kedua berdasarkan kontrak B.26687/DJPT.6/PI.420/PPK/IX/2026, tertanggal 22 September 2026, dilaksanakan PT Profitindo Primatama Jaya Abadi dengan nilai kontrak Rp3.955.839.000 dan waktu pelaksanaan 100 hari kalender.
Tiga lokasi pembangunan KNMP memiliki fungsi dan tipe berbeda. Di Palahanaeng, Kecamatan Tabukan Tengah, KNMP dibangun dengan tipe penyangga yang mencakup fasilitas pelabuhan atau tambatan perahu serta pabrik es. Di Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna, KNMP dirancang sebagai tipe hub dengan fasilitas utama berupa pelabuhan atau tambatan perahu. Sementara di Naha I, Kecamatan Tabukan Utara, KNMP menggunakan tipe penyangga dengan fasilitas pelabuhan atau tambatan perahu serta pabrik es.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Michael Thungari menerima laporan terkait persiapan dimulainya pekerjaan pembangunan KNMP di tiga lokasi tersebut. Pembangunan fasilitas itu diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat nelayan, terutama menunjang kegiatan perikanan tangkap serta meningkatkan dukungan infrastruktur di kawasan pesisir.
Pemerintah Kabupaten Sangihe selanjutnya diharapkan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta pihak pelaksana agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan waktu yang telah ditetapkan serta memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan.
Dengan dukungan pembiayaan APBN Tahun 2026, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat sarana pendukung sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.










